Wadah Pegawai KPK Tuntut Dibentuk TGPF untuk Kasus Novel

Hari Istiawan
Hari Istiawan

Minggu, 2 undefined 2018 - 19:45

JATIMNET.COM, Surabaya – Wadah Pegawai KPK kembali menuntut Presiden Jokowi untuk membongkar kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan yang hari ini memasuki hari ke-600 sejak penyerangan Novel Baswedan dengan air keras yang menyebabkan matanya rusak.

“Kami keluarga besar Komisi Pemberantasan Korupsi RI, Rakyat Indonesia, menuntut keadilan dengan membentuk TGPF,” kata Yudi Purnomo Harahap, Ketua Wadah Pegawai (KPK) dalam rilisnya, Minggu 2 Desember 2018.

Yudi menyesalkan bahwa kasus penyerangan ini belum ada titik terang. Berbagai upaya telah dilakukan oleh seluruh komponen Rakyat Indonesia untuk mendesak Presiden Jokowi agar bertindak kongkrit sebagai Panglima Tertinggi penegakan hukum di Indonesia, namun sampai saat ini semua belum membuahkan hasil.

Mulai berbagai protes dari masyarakat sampai pengiriman surat dari keluarga Novel Baswedan dan Wadah Pegawai KPK yang sama sekali tidak direspons sampai hari ini.

Menurutnya, presiden masih tidak menunjukan tindakan yang tegas dan kongkret, seakan-akan tidak memiliki kuasa apapun sebagai pemimpin negara untuk membongkar kasus Novel Baswedan. 

“Padahal presiden pada awal-awal penyerangan Novel berjanji kasus ini akan dituntaskan,” ujar Yudi.

Yudi melanjutkan, Nawacita yang membuat janji hadirnya negara dalam penegakan hukum masih hanya menjadi angan dikasus Novel Naswedan. Hal tersebut terbukti dengan tidak adanya pihak yang bisa di minta pertanggungjawabannya dalam penegakan kasus ini, baik pelaku intelektual maupun pelaku lapangan sampai saat ini masih bebas berkeliaran menyebar teror di bumi Indonesia.

Padahal telah ada peristiwa nyata yang menyebabkan aparatur negara diserang pada saat menangani berbagai mega skandal yang terjadi di republik ini. Akibatnya, Pegawai KPK berada dalam posisi yang tidak merasakan adanya kepastian keberpihakan presiden terkait perlindungan para penegak hukum dalam melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

 

Baca Juga

loading...