Kamis, 25 June 2026 23:00 UTC

Proses evakuasi korban kecelakaan lalu lintas antara dua truk di Jalur Selatan Probolinggo-Lumajang, Jumat dini hari, 26 Juni 2026. Foto: Zulalif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Selatan Probolinggo-Lumajang, Jumat dini hari, 26 Juni 2026. Lokasi tepatnya di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Jumat dini hari, 26 Juni 2026.
Dua truk yang melaju dari arah berlawanan terlibat tabrakan adu banteng hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka berat.
Korban meninggal dunia adalah Muhammad Zulfa, 19 tahun, sopir truk bermuatan jagung asal Desa Klampok, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Korban meninggal di lokasi kejadian akibat luka serius setelah bagian depan truk mengalami kerusakan parah.
Sementara dua korban luka berat masing-masing Rendi Setiawan, 19 tahun, kernet truk bermuatan jagung. Kemudian, Muhamad Rizal, sopir truk tanpa muatan asal Desa Watestani, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Rendi langsung mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Sedangkan Rizal dirawat di Rumah Sakit Wonolangan, Dringu.
Akibat kecelakaan tersebut, kedua truk mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Truk bermuatan jagung bahkan terguling di tengah badan jalan hingga muatan jagung berserakan di sekitar lokasi.
Miskan, warga sekitar lokasi kejadian, mengatakan tabrakan berlangsung sangat cepat. Suara benturan keras membuat warga langsung keluar rumah dan mendatangi lokasi.
"Terdengar suara benturan keras sekali. Warga langsung keluar rumah dan melihat kedua truk sudah bertabrakan. Truk yang membawa jagung sampai terguling, sedangkan kabin kedua kendaraan hancur," ujarnya.
Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan bermula saat truk bermuatan jagung bernomor polisi H 9157 ME melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, truk tanpa muatan bernomor polisi N 8366 UG melaju dari arah Probolinggo menuju Lumajang. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan frontal kedua kendaraan tidak dapat dihindari.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta membawa jenazah Muhammad Zulfa ke kamar jenazah RSUD dr Mohamad Saleh untuk proses visum.
Kecelakaan tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalur Selatan Probolinggo-Lumajang mengalami kemacetan panjang. Polisi memberlakukan sistem buka tutup jalan selama proses evakuasi kendaraan berlangsung.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo. Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
