Logo

Mayat Bayi Ditemukan Terkubur di Samping Rumah Warga Mojokerto

Reporter:,Editor:

Minggu, 09 August 2026 12:30 UTC

Mayat Bayi Ditemukan Terkubur di Samping Rumah Warga Mojokerto

Sejumlah warga sedang melihat proses evakuasi mayat bayi yang mayatnya ditemukan di samping rumah warga Dusun Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Minggu sore, 9 Agustus 2026. Foto: Wanto.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Warga RT 2, Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan penemuan jasad bayi yang terkubur di samping rumah warga, Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan M Ihram dan Ruchmana, warga setempat, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, keduanya baru pulang setelah beberapa hari berada di Gresik.

Ketika hendak masuk ke rumah, mereka melihat gundukan tanah baru di dekat sumur yang berada di samping kediamannya. Keduanya curiga karena gundukan tersebut sebelumnya tidak ada.

Rasa penasaran membuat mereka menggali gundukan tersebut. Tak disangka, di dalam tanah ditemukan jasad bayi laki-laki yang terbungkus kaus.

Kaget dengan temuan tersebut, keduanya kemudian melaporkannya kepada Ketua RT 2 Dusun Jatisari, Muhammad Imron. Laporan itu kemudian diteruskan kepada perangkat desa dan Polsek Kutorejo.

“Laporan saya teruskan ke perangkat desa dan Polsek Kutorejo,” kata Imron.

Menerima laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengamankan lokasi penemuan.

Kapolsek Kutorejo AKP Sugeng Irawadi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal bersama bidan, bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar delapan bulan.

“Bayi itu berjenis laki-laki, ditemukan di pinggir sumur dekat rumah warga. Bayi berada di kedalaman tanah sekitar 30 sentimeter dan masih baru,” ujar Sugeng.

Polisi hingga kini masih menyelidiki pihak yang menguburkan bayi tersebut. Pendataan terhadap warga sekitar dilakukan untuk mencari informasi mengenai asal-usul bayi maupun orang yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

“Saat ini, kami masih melakukan pendataan pada warga. Terkait bayi itu asalnya dari mana, saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” tegasnya.

Jasad bayi kemudian dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan medis dan forensik diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian serta rangkaian kejadian sebelum jasad bayi tersebut ditemukan terkubur.