Selasa, 17 March 2026 07:22 UTC

Warga Gili Ketapang saat menaiki kapal tradisional sebagai bagian dari tradisi Toron Petolekoran menjelang Lebaran. Foto: Zulafif
JATIMNET.COM, Probolinggo – Ribuan warga Pulau Gili Ketapang memadati wilayah Kota Probolinggo pada Selasa, 17 Maret 2026. Mereka datang untuk mengikuti tradisi tahunan Toron Petolekoran yang rutin digelar setiap tanggal 27 Ramadan.
Tradisi ini menjadi momen khas masyarakat kepulauan untuk menyeberang ke daratan secara beramai-ramai guna memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sejak pagi, aktivitas di Pelabuhan Tanjung Tembaga tampak jauh lebih ramai dari hari biasa. Warga berbondong-bondong naik kapal untuk menuju Kota Probolinggo.
Diperkirakan sekitar 2.000 orang ikut serta dalam tradisi tersebut. Mereka menggunakan puluhan kapal tradisional dengan kapasitas rata-rata 30 hingga 50 penumpang dalam sekali perjalanan.
Setibanya di daratan, warga langsung memanfaatkan waktu untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Berbagai barang menjadi incaran, mulai dari kue khas hingga pakaian baru.
Secara etimologis, istilah “petolekoran” berasal dari bahasa Madura yang berarti dua puluh tujuh, merujuk pada waktu pelaksanaan tradisi ini pada hari ke-27 Ramadan.
Salah satu warga, Imatus Sholehah, mengaku tradisi ini sudah menjadi bagian dari rutinitas yang selalu ia jalani setiap tahun.
BACA: Menjelang libur Nataru, Tim Gabungan Mengintensifkan Patroli Laut Utara Probolinggo
"Selain berbelanja, ke Probolinggo ya untuk menikmati suasana kota sebagai bagian dari pengalaman," ungkapnya.
Koordinator Kapal Penyeberangan, Suryono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sekitar 50 armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Armada tersebut tidak hanya melayani tradisi Toron Petolekoran, tetapi juga mendukung aktivitas lain seperti arus mudik dan wisata laut.
Ribuan warga Gili Ketapang menyeberang ke Kota Probolinggo melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga untuk mengikuti tradisi Toron Petolekoran, Selasa, 17 Maret 2026. Foto: Zulafif
"Tiap jelang lebaran, warga Gili Ketapang memang kegiatan seperti ini, menyebrang lautan untuk ke Probolinggo belanja kebutuhan dan jalan-jalan," terangnya.
Untuk menjamin keselamatan, petugas gabungan diterjunkan guna mengawasi proses penyeberangan, mulai dari keberangkatan hingga kedatangan di dermaga.
Petugas juga mengingatkan seluruh penumpang agar selalu mengenakan jaket pelampung selama perjalanan untuk meminimalkan risiko di laut.
