Logo

Tim SAR Surabaya Masih Cari Nelayan dan ABK yang Hilang di Perairan Lamongan

Pencarian KMN Entok Diperluas hingga Utara Pulau Kangean
Reporter:,Editor:

Selasa, 14 July 2026 11:46 UTC

Tim SAR Surabaya Masih Cari Nelayan dan ABK yang Hilang di Perairan Lamongan

Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian nelayan dan anak buah kapal (ABK) KMN Entok yang tenggelam di perairan Lamongan, Selasa, 14 Juli 2026. Foto: Humas SAR Surabaya

JATIMNET.COM, Surabaya – Tim SAR gabungan meningkatkan intensitas pencarian terhadap nelayan dan anak buah kapal (ABK) KMN Entok yang dilaporkan hilang usai melaut dari Perairan Lamongan. Untuk memperbesar peluang menemukan kapal tersebut, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi guna menyisir wilayah perairan utara Pulau Kangean, Selasa, 14 Juli 2026.

Perluasan area pencarian dilakukan setelah tim SAR menerima informasi terbaru mengenai lokasi yang diduga menjadi jalur pelayaran sekaligus kawasan penangkapan ikan yang biasa digunakan KMN Entok saat beroperasi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari keluarga korban yang mengetahui daerah operasi kapal sebelum dilaporkan hilang.

"KN SAR 249 Permadi kami kerahkan untuk melakukan penyisiran di area pencarian baru yang diduga menjadi jalur pelayaran sekaligus lokasi operasi penangkapan ikan KMN Entok berdasarkan informasi dari keluarga korban," kata Nanang, Selasa, 14 Juli 2026.

KN SAR 249 Permadi bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar pukul 07.15 WIB menuju lokasi pencarian yang berjarak sekitar 157 mil laut. Kapal tersebut membawa 14 anak buah kapal (ABK) KN SAR Permadi bersama personel Unit Siaga SAR Lamongan, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ditpolairud Polda Jawa Timur, ABK KP Manyar, serta perwakilan keluarga korban.

Menurut Nanang, lokasi pencarian baru dipilih agar penyisiran lebih terfokus pada wilayah yang selama ini menjadi area operasi KMN Entok, sehingga peluang menemukan kapal maupun para nelayan yang hilang semakin besar.

Selama pelayaran menuju titik operasi, kondisi cuaca dilaporkan cukup mendukung. Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim, wilayah pencarian diperkirakan berawan dengan kecepatan angin sekitar 18 knot mengarah ke timur. Tinggi gelombang berkisar antara 1 hingga 1,29 meter sehingga proses penyisiran dapat dilakukan secara optimal.

Nanang berharap pengerahan KN SAR 249 Permadi mampu memberikan perkembangan signifikan dalam operasi pencarian yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.

"Hasil pengecekan KN SAR Permadi ini diharapkan nantinya dapat menemukan tanda-tanda keberadaan KMN Entok atau setidaknya mendapatkan informasi baru lainnya," ujarnya.

Hingga Selasa, 14 Juli 2026, tim SAR gabungan masih belum menerima laporan yang mengarah pada keberadaan KMN Entok maupun nelayan dan ABK yang berada di atas kapal tersebut. Petugas juga belum menemukan badan kapal, puing-puing, ataupun jejak lain yang berkaitan dengan kapal yang dilaporkan hilang.

Tim SAR memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di perairan utara Pulau Kangean. Seluruh unsur SAR berharap kondisi cuaca yang relatif bersahabat dapat mempercepat upaya menemukan KMN Entok beserta para nelayan yang hingga kini masih dinyatakan hilang.