Senin, 01 June 2026 15:00 UTC

Jemaah haji Kloter 1 ini langsung sujud syukur setelah turun dari pesawat dan mendarat di Bandara Juanda Surabaya, Senin malam, 1 Juni 2026. Foto: Humas Bandara Juanda.
JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 378 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1 Debarkasi Surabaya tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Senin malam, 1 Juni 2026.
Kloter pertama ini terdiri dari jemaah asal Kota Malang, Kota Surabaya, dan Kabupaten Probolinggo. Mereka yang menumpang pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SV 5124 mendarat pada pukul 20.25 WIB.
Setelah turun dari pesawat menggunakan tangga manual maupun garbarata, mayoritas di antara jemaah nampak bersujud syukur. Aktivitas ini diwarnai dengan tangis haru lantaran mereka telah kembali ke tanah air dengan selamat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Tak berselang lama, petugas haji mengarahkan para jemaah masuk ke bus yang akan mengangkutnya ke Asrama Haji Surabaya.
BACA: Penuh Haru, 224 Jemaah Haji Kota Mojokerto Resmi Berangkat ke Tanah Suci
Petugas juga mendorong beberapa jemaah berkursi roda menuju kendaraan yang akan mengatar ke tempat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan proses administrasi. Setelah proses itu rampung di Asrama Haji Surabaya, mereka akan kembali ke daerah masing-masing.
General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan kedatangan Kloter 1 berlangsung aman, lancar, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Alhamdulillah, Kloter 1 telah tiba dengan selamat di Bandara Juanda. Pada hari ini sesuai jadwal, terdapat empat kloter yang berangkat dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah dengan total jumlah jamaah sebanyak 1.517 jamaah," katanya saat menyambut kedatangan para jemaah.
Menurutnya, Bandara Internasional Juanda tahun ini melayani proses debarkasi sebanyak 116 kloter jemaah haji mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
BACA: 2.956 Calon Jemaah Haji Jember Dilepas ke Tanah Suci, Suasana Haru Pecah
Untuk pelayanan tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran operasional pemulangan jemaah haji. Mulai dari sumber daya manusia maupun kesiapan fasilitas pendukung.
"Kami sebagai pengelola bandara telah mempersiapkan dengan baik kebutuhan untuk kelancaran operasional penerbangan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi baik dari segi sumber daya manusia, fasilitas, maupun peralatan pendukung," ujarnya.
Sri Agustining, salah seorang jemaah haji Kloter 1 asal Desa Temenggungan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo mengungkapkan rasa syukurnya.
Sebab, dia dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan memperoleh pelayanan yang memuaskan selama berada di Tanah Suci. Hingga akhirnya tiba kembali ke tanah air.
"Alhamdulillah, saya sangat puas dengan pelayanannya. Dari segi makanan dan fasilitas yang ada, menurut saya luar biasa. Makanan berlimpah, pelayanannya ramah, dan selama perjalanan kesehatan jemaah juga sangat diperhatikan," katanya.
Ia mengaku pengalaman berhaji tahun ini jauh melampaui ekspektasinya sebelum berangkat ke Arab Saudi.
"Kalau untuk kami pribadi sudah puas sekali. Tidak seperti yang kami bayangkan sebelumnya. Ternyata pelayanan di sana, luar biasa sekali. Alhamdulillah," ujar Sri.
