Terlibat Kasus Pemukulan, Polrestabes Surabaya Tangkap Pilot Lion Air

M. Khaesar Januar Utomo

Kamis, 9 Mei 2019 - 12:17

JATIMNET.COM, Surabaya – Unit Jatanras Polrestabes Surabaya menahan Pilot Lion Air, Arden Gabriel Sudarto (29) warga Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, yang diduga memukul pekerja hotel La Lisa Surabaya, Ainur Rofik (27) warga Pamekasan .

Penangkapan dilakukan setelah polisi mengantongi alat bukti, serta keterangan dari saksi, dan pelaku penganiayaan.

"Pelaku langsung kami tahan Rabu, 8 Mei 2019 lalu, dan saat ini pelaku masih ditahan di Mapolrestabes Surabaya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis, 9 Mei 2019.

Penahanan dilakukan berdasarkan keterangan sejumlah saksi, keterangan tersangka, dan bukti rekaman CCTV saat pelaku menganiaya korban.

BACA JUGA: Pemukulan Pilot Lion Air, Polda Jatim Periksa Saksi Mata

"Dari hasil itu juga kami meminta keterangan pelaku yang membenarkan kejadian pemukulan tersebut ," ucapnya.

Selain itu, polisi juga telah menerima hasil visum dari korban yang mengalami luka lebam serta trauma.

"Dengan bukti yang kuat itu maka kami lakukan penahanan langsung," ujar Barung.

Penahanan pilot dari Lion Air tersebut lebih cepat dari rencana awal, yang seharusnya dilakukan pada Jumat, 10 Mei 2019.

BACA JUGA: Kasus Pemukulan oleh Pilot Lion Air Naik Tahap Penyidikan

Namun pilot tersebut memilih tiba di Polrestabes Surabaya Rabu, 8 Mei 2019 malam lalu.

Berikutnya, Polda Jatim berencana akan mengambil alih kasus pemukulan, dengan pengurusan administrasi pada Kamis, 9 Mei 2019 ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya intervensi dari instansi lainnya.

Sebelumnya, beredar rekaman video penganiayaan yang dilakukan seorang pilot Lion Air terhadap pegawai hotel di Surabaya. Dalam rekaman CCTV itu, terlihat pilot beberapa kali memukul pegawai hotel yang tak memberikan perlawanan.

BACA JUGA: Korban Pemukulan Pilot Lion Air Akhirnya Lapor Polisi

Pemukulan diduga terjadi di Hotel La Lisa, Surabaya. Belum diketahui kapan peristiwa tersebut terjadi, dari rekaman video terlihat oknum pilot tidak terima hasil setrika baju seragamnya oleh pegawai hotel tersebut.

Baca Juga

loading...