Logo

Terduga Pembobol Toko di Probolinggo Tewas Saat Berusaha Kabur

Reporter:,Editor:

Senin, 14 September 2026 13:30 UTC

Terduga Pembobol Toko di Probolinggo Tewas Saat Berusaha Kabur

Warga memadati lokasi kematian seorang terduga pembobol toko audio saat berusaha kabur. Foto: Zulalif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Aksi pembobolan toko audio di Jalan Raya Probolinggo-Lumajang, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, berujung maut. Terduga pelaku berinisial EJR (45) tewas setelah terjatuh saat berusaha melarikan diri dari toko.

Peristiwa tersebut terjadi Senin dini hari, 14 September 2026. Aksi pelaku diketahui pemilik toko setelah mendapat notifikasi dari CCTV yang terhubung dengan telepon seluler.

Dalam rekaman CCTV, seorang pria berpakaian hitam dan mengenakan penutup wajah terlihat masuk ke toko melalui bagian atap. Pelaku juga membawa senter dan sempat berusaha mengubah arah kamera menggunakan pipa besi.

Pemilik toko kemudian menghubungi polisi. Petugas bersama warga bergerak ke lokasi dan mengepung toko saat pelaku masih berada di dalam bangunan.

Terdesak, EJR mencoba melarikan diri melalui bagian atap. Namun, saat melompat, ia terjatuh di tengah kerumunan warga yang berada di sekitar lokasi.

Polisi kemudian mengamankan EJR dan membawanya ke Rumah Sakit Wonolangan, Dringu, untuk mendapat perawatan. Namun, nyawanya tidak tertolong. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Waluyojati, Kraksaan, untuk kepentingan visum dan penyelidikan.

Masuni, keluarga pemilik toko, mengatakan aksi tersebut diketahui berkat sistem CCTV yang terkoneksi dengan telepon seluler.

“Pemilik mengetahui ada orang masuk setelah mendapat notifikasi dari CCTV yang terhubung ke ponsel. Setelah dilihat, ternyata ada orang yang masuk ke toko,” ujar Masuni.

Sementara itu, polisi masih mendalami kasus pembobolan tersebut. Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar mengatakan informasi awal menyebut aksi pencurian diduga melibatkan dua orang.

“Informasi sementara, pencurian ini diduga dilakukan oleh dua orang. Satu orang sudah diamankan, sementara kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan dan peran pelaku lainnya,” ujar I Made.

Hingga Senin siang, petugas masih melakukan olah TKP, termasuk memeriksa bagian atap yang diduga menjadi akses masuk pelaku serta mengumpulkan barang bukti. Polisi juga mendalami motif pencurian dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.