Logo

KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga di Mojokerto Masih Menanti Suud

Reporter:,Editor:

Senin, 14 September 2026 14:00 UTC

KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga di Mojokerto Masih Menanti Suud

Petugas SAR gabungan mulai evakuasi penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Foto: Humas Tim SAR Surabaya.

KM Virgo Transport 8 Tenggelam, Keluarga di Mojokerto Masih Menanti Suud

JATIMNET.COM, Mojokerto – Kecemasan masih menyelimuti keluarga M. Suud, 31 tahun, warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Hingga Senin petang, 14 September 2026, mereka belum mendapat kepastian tentang nasib Suud setelah KM Virgo Transport 8 yang ditumpanginya tenggelam di Laut Jawa.

Mertua Suud, Wariyeb, 63 tahun, bersama keluarga terus memantau perkembangan pencarian melalui berita di media massa maupun informasi di media sosial.

Sementara, istri dan anak Suud berada di Surabaya bersama kepala desa untuk memantau perkembangan pencarian. “Didampingi pak lurah yang ikut mantau di Surabaya,” ujar Wariyeb.

Suud berangkat dari rumah pada Jumat, 11 September 2026. Pria yang bekerja sebagai sopir truk ekspedisi itu pamit kepada istrinya untuk mengantarkan paket barang ke Banjarmasin.

Dalam perjalanan tersebut, Suud didampingi Saiful Nurudin, 36 tahun, warga Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, yang bekerja sebagai kernet.

“Pamitnya ke istrinya saja. Pamitnya bilang mau muat paket ke Kalimantan,” ujar Wariyeb.

Keluarga baru mengetahui kabar tenggelamnya kapal yang ditumpangi Suud pada Minggu, 13 September 2026. Saat itu, Wariyeb tengah berada di Gunung Tidar untuk berziarah.

“Kemarin hari Minggu yang di rumah ngabari, waktu saya ziarah di Gunung Tidar, ada kapal yang ditumpangi Suud menuju Kalimantan tenggelam. Gitu saja,” katanya.

Keluarga kemudian memastikan nama Suud tercantum dalam manifes penumpang KM Virgo Transport 8.

Keluarga mendapat sedikit informasi setelah mengetahui Saiful, kernet yang berangkat bersama Suud, ditemukan selamat dan telah dievakuasi ke Banjarmasin.

Namun, berdasarkan informasi Saiful kepada keluarga, dirinya dan Suud terpisah saat insiden kapal terjadi.

Hingga Senin petang, nama Suud belum tercatat dalam daftar korban yang ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Namanya masih tercantum dalam manifes penumpang KM Virgo Transport 8.

Kondisi tersebut membuat keluarga masih menunggu kepastian. Wariyeb mengaku hanya bisa berharap dan berdoa agar menantunya segera ditemukan.