Logo

Dua Rumah di Kalisat Jember Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar 10 Persen

Diduga dipicu lupa mematikan kompor
Reporter:,Editor:

Minggu, 13 September 2026 23:45 UTC

Dua Rumah di Kalisat Jember Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar 10 Persen

Petugas Damkarmat Jember bersama warga memadamkan kebakaran yang melanda dua rumah di Desa Sumberkalong, Kecamatan Kalisat, Minggu, 13 September 2026. Foto: BPBD Jember

JATIMNET.COM, Jember – Kebakaran melanda dua rumah warga di Dusun Sumberwaru, RT 06/RW 10, Desa Sumberkalong, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Minggu, 13 September 2026.

Kebakaran terjadi di kawasan permukiman yang cukup padat. Saat api muncul, kedua rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang beraktivitas mengolah tembakau, termasuk menjemur atau mencuci hasil panen.

Danru C Posko Kalisat Damkarmat Jember Samhari mengatakan, kondisi permukiman yang padat membuat petugas harus bekerja cepat agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Kebakaran terjadi pada pagi hari di area pemukiman padat. Kondisi rumah saat kejadian sedang kosong karena pemiliknya sedang beraktivitas menjemur atau mencuci tembakau," ujar Samhari. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut lebih dulu berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Setelah itu, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Kalisat bersama empat personel diterjunkan ke lokasi.

“Sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Kalisat diterjunkan ke lokasi dengan kekuatan empat personel. Proses pemadaman dan pendinginan juga dibantu secara langsung oleh warga sekitar," sambung Samhari. 

Petugas menghadapi kendala akses menuju lokasi karena jalan di sekitar permukiman cukup sempit. Kondisi tersebut membuat mobil pemadam kebakaran tidak leluasa bergerak saat melakukan penanganan.

Meski demikian, petugas bersama warga berhasil mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar 60 menit.

Petugas memastikan api tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Dua bangunan yang terbakar diketahui memiliki luas keseluruhan sekitar 10 x 12 meter.

Samhari mengatakan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Berdasarkan dugaan awal dari Damkarmat, api kemungkinan berkaitan dengan kelalaian saat menggunakan atau mematikan kompor yang digunakan dalam aktivitas pengolahan tembakau.

“Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,”

Informasi awal dari BPBD Jember juga menyebut dugaan berbeda. Pusdalops BPBD menerima laporan kebakaran pada pukul 06.05 WIB dan memperoleh informasi awal bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian atap atau plafon ruang tamu.

“Pusdalops BPBD menerima laporan terkait kejadian kebakaran rumah pada Minggu, 13 September 2026 pukul 06.05 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran diduga bersumber dari korsleting listrik pada bagian atap atau plafon ruang tamu,”

Perbedaan dugaan tersebut membuat penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Kebakaran ini mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan berat. Salah satu pemilik rumah, Mad (61), juga mengalami luka bakar sekitar 10 persen saat berupaya menghadapi kebakaran.

BPBD Jember kemudian melakukan asesmen terhadap kondisi warga terdampak. Dua keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat untuk sementara tinggal bersama kerabat.

Selain penanganan terhadap warga terdampak, BPBD Jember juga menyalurkan sejumlah bantuan kebutuhan dasar. Bantuan tersebut diberikan setelah tim melakukan asesmen di lokasi pada Minggu siang.