Logo

Telur Ayam Picu Inflasi di Bulan Juli

Reporter:

Rabu, 01 August 2018 08:25 UTC

Telur Ayam Picu Inflasi di Bulan Juli

Info grafis: BPS. Ilustrator: Kharisma Gilang

JATIMNET.COM,JAKARTA – Badan Pusat Statistik mengumumkan inflasi di bulan Juli dipicu oleh kenaikan harga telur ayam ras yang penyumbang 0,08 persen. Selain telur ayam ras, daging ayam potong ras turut menyumbang inflasi di bulan Juli sebesar 0,07 persen.

Selain itu, bahan makanan lain yang turut menyumbang inflasi di bulan Juli adalah cabai rawit 0,03 persen, kacang panjang 0,02 persen, dan bayam, jengkol, kangkung, tomat sayur, jeruk, dan tomat buah masing-masing sebesar 0,01 persen.

“Inflasi di bulan Juli paling besar disumbang oleh telur ayam ras. Kenaikan selama sebulan terakhir memberikan andil terhadap inflasi 0,08 persen. Bahkan di Banjarmasin kenaikannya mencapai 21 persen,” ujar Suhariyanto saat jumpa pers di Jakarta. Tulis Antara, Rabu 1 Agustus 2018.

Selain itu, BPS juga merilis bahan makanan yang mengalami deflasi seperti bawang merah 0,05 persen, cabai merah 0,02 persen, daging sapi dan ikan segar turut menyumbang deflasi masing-masing 0,01 persen.

Dari kelompok non makanan, komoditas penyumbang inflasi yaitu bensin sebesar 0,06 persen, tarif pulsa telepon seluler sebesar 0,04 persen, uang sekolah SD dan uang sekolah SMA masing-masing 0,02 persen, dan uang sekolah SMP sebesar 0,01 persen.

Kenaikan inflasi juga didorong kenaikan tarif sewa rumah dan upah pembantu rumah tangga yang masing-masing menyumbang sebesar 0,01 persen. Kemudian, ketupat atau lontong sayur, mie, nasi dengan lauk, rokok kretek, dan rokok kretek filter masing-masing 0,01 persen.

Pada Juli 2018 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen. Dari 82 kota, 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 1,47 persen dan terendah terjadi di Depok, Banyuwangi, dan Surabaya masing-masing 0,03 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender Januari hingga Juli 2018 sebesar 2,18 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2018 terhadap Juli 2017) sebesar 3,18 persen.

Komponen inti di bulan Juli 2018 mengalami inflasi sebesar 0,41 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Juli) 2018 mengalami inflasi sebesar 1,78 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juli 2018 terhadap Juli 2017) sebesar 2,87 persen.