Tarif Masuk Bromo Naik, Kunjungan Wisatawan Naik 100 Persen

Zulkiflie

Rabu, 12 Juni 2019 - 18:58

JATIMNET.COM, Probolinggo - Kenaikan tarif masuk wisatawan nusantara (wisnu) ke areal Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), yang diberlakukan per 1 Juni 2019 lalu,tak berdampak pada kunjungan wisatawan.

Hal itu dibuktikan, naiknya wisnu yang berlibur ke kawasan Gunung Bromo, pada libur lebaran Idul Fitri 1440 hijriah, tahun 2019.

Kepala Seksi Wilayah 1 Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarmin mengatakan, wisnu yang berlibur ke Gunung Bromo naik 100 persen.

Sekitar 5 ribu wisnu, memadati areal obyek wisata Gunung Bromo pada libur lebaran lalu, dan puncaknya terjadi pada H+2 lebaran.

BACA JUGA: Pengunjung Bromo Tembus Delapan Ribu Orang Selama Libur Lebaran

"Meski ada kenaikan tarif, masih banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke Gunung Bromo. Hampir bisa dikatakan tak ada dampaknya, karena animo wisatawan tetap banyak seperti libur lebaran tahun lalu,"terang Sarmin via selulernya Kepada Jatimnet, Rabu 12 Juni 2019. 

libur lebaran kali ini sektor wisata di Gunung Bromo berjalan lancar, tanpa adanya kecelakaan. 

"Sekarang wisatawan sebetulnya masih ramai karena tengah High Season, namun seiring sudah masuk kerja dan sekolah tentunya mulai berangsur turun,"pungkasnya.

BACA JUGA: Tarif Masuk ke Bromo dan Semeru Naik Mulai Juni

Hal senada disampaikan, Choirul Umam, salah seorang penyedia jasa sewa jeep Gunung Bromo. Menurutnya, meski ada kenaikan tarif namun kunjungan wisnu ke Gunung Bromo masih tinggi.

Disebutkan Umam, meski sebagian penyedia jasa jeep telah menaikkan tarif angkutan, namun masih banyak wisnu yang berminat.

"Soal dampak kenaikan tarif masuk Bromo, kayaknya tidak ada. Karena pas libur lebaran, masih banyak wisatawan yang datang. Mereka juga banyak yang sewa jeep kita,"ungkapnya.

Umam menjelaskan, tarif normal jeep untuk sekali perjalanan ke obyek wisata Gunung Bromo biasanya sekitar  Rp 500 ribu.

BACA JUGA: Dinas Pariwisata Probolinggo Sikapi Maraknya Travel Transit

Namun pada liburan lebaran, harganya naik seiring tingginya permintaan pelanggan. 

"Kalo normalnya sekitar Rp 500 ribu, tapi pas liburan biasanya ada yang naikkan tarif sampai Rp 700 ribu. Dan itu masih wajar, karena permintaan juga meningkat,"jelasnya. 

Sekedar informasi, kenaikan tarif masuk areal BBTNBTS yang diberlakukan sejak 1 Juni lalu, sekitar Rp 1.500 dari besaran tarif sebelumnya. 

Kenaikan tarif sendiri, hanya diberlakukan bagi wisnu naik dari Rp 27.500 menjadi Rp 29.000 di hari kerja, sedangkan tarif pada hari libur naik dari Rp 32.500 menjadi Rp 34.000.

Baca Juga

loading...