Logo

Taksi Listrik di Surabaya Terperosok ke Saluran Air

Penyebanya diduga karena sopir mengantuk
Reporter:,Editor:

Senin, 30 March 2026 02:30 UTC

Taksi Listrik di Surabaya Terperosok ke Saluran Air

Petugas pemadam kebakaran Surabaya melakukan evakuasi taksi listrik yang terperosok ke saluran air pinggir Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Senin dini hari, 30 Maret 2026. Foto: Command Center 112.

JATIMNET.COM, Surabaya - Sebuah taksi listrik terperosok ke dalam saluran air di Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya, Senin dini hari, 30 Maret 2026.

Kejadiannya di sisi kiri rel kereta api yang masuk wilayah Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo sekitar pukul 02.22 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim mengatakan bahwa dugaan penyebab kecelakaan itu karena sopir mengantuk saat berkendara.

Sopir taksi listrik bernomor polisi L 1457 UF yang terperosok itu adalah Eko Hadi Murtopo, 46 tahun, warga Jalan Gundih Gang IV/44 Surabaya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, penyebab kejadian tersebut karena sopir diduga mengantuk sehingga kendaraan keluar jalur dan terperosok ke dalam saluran air,” ujarnya.

BACA: Tragedi Unjung-unjung di Mojokerto, Kereta Kelinci Terguling dan Satu Meninggal Dunia

Akibat kecelakaan tersebut, ia melanjutkan, tidak ada korban jiwa. Namun, taksi listrik mengalami kerusakan.

“Setelah taksi listrik berhasil dievakuasi, langsung melanjutkan perjalan perjalanan dengan menggunakan derek pribadi,” kata Rokhim.

Evakuasi dilakukan setelah petugas Posko Terpadu Selatan yang sedang berpatroli rutin melaporkan kejadian itu kepada Command Center 112.

Satu unit Posko Terpadu Selatan langsung bergerak ke lokasi kejadian. Kemudian, melakukan penanganan awal serta pengamanan area sekitar kejadian.

BACA: Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Terperosok di Jalan Raya Kanigoro

Menurut Rokhim, petugas di lapangan segera berkoordinasi dengan tim penyelamat tambahan untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan yang berada di atas saluran air tersebut.

“Unit Posko Terpadu Selatan tiba di lokasi kejadian langsung melakukan koordinasi dan meminta bantuan unit Team Rescue untuk proses evakuasi kendaraan,” ujarnya.

Tim rescue DPKP Kota Surabaya kemudian melakukan proses evakuasi secara bertahap dengan memastikan kondisi sekitar aman agar tidak membahayakan pengguna jalan lain maupun petugas di lapangan.

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam hingga akhirnya kendaraan berhasil dikeluarkan dari saluran air pada pukul 04.25 WIB.