Logo

Anggota TNI di Probolinggo Celaka Saat Mengejar Pemuda Bonceng Tiga

Reporter:,Editor:

Rabu, 13 May 2026 13:45 UTC

Anggota TNI di Probolinggo Celaka Saat Mengejar Pemuda Bonceng Tiga

Beberapa anggota TNI bersama warga saat berada di lokasi terjatuhnya personel Kodim 0820 Probolinggo akibat mengejar tiga pemuda yang diduga begal, Selasa malam, 12 Mei 2026. Foto: Zulalif.

JATIMNET.COM, Probolinggo – Aksi pengejaran terhadap tiga pemuda yang berboncengan dengan satu unit motor berakhir petaka di Kota Probolinggo, Selasa malam, 12 Mei 2026.

Seorang anggota Kodim 0820 Probolinggo mengalami kecelakaan saat turut mengejar ketiga pemuda yang berboncengan. Insiden itu diduga karena aksi warga yang meneriaki aksi kejar-kejaran tersebut.

Korban dari insiden itu adalah Serma Sanali. Ia mengalami luka pada bagian tangan dan kaki akibat terjatuh di sekitar Lapangan Angguran, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran.

Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSUD Dokter Mohamad Saleh Probolinggo untuk mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan itu bermula ketika warga melihat sepeda motor yang ditumpangi tiga pemuda melaju kencang di jalan kampung.

BACA: Hendak Kuliah, Pemuda Lumajang Jadi Korban Begal Motor di Probolinggo

Karena dianggap mencurigakan, warga berteriak “begal” hingga memicu kepanikan dan pengejaran oleh sejumlah warga serta pengguna jalan.

‎‎Serma Sanali yang berada di lokasi ikut melakukan pengejaran terhadap kelompok pemuda tersebut. Namun, di tengah aksi kejar-kejaran, seorang warga yang juga ikut mengejar justru menabrak motor milik anggota TNI itu hingga korban terjatuh.

‎‎Rahman, warga yang terlibat dalam pengejaran mengaku situasi berlangsung spontan. Saat itu, warga menduga ketiga pemuda tersebut merupakan pelaku kejahatan jalanan.

‎‎“Saya kira mereka begal karena berboncengan tiga sambil ngebut. Saya berniat menghadang motor mereka, tapi malah mengenai anggota TNI,” kata Rahman.

‎‎Belakangan, polisi memastikan ketiga pemuda tersebut bukan pelaku begal seperti yang ramai diteriakkan warga. Mereka diduga melarikan diri usai terlibat keributan.

BACA: Curi Motor Pemilik Toko Madura, Maling Motor di Mojosari Babak Belur

‎‎Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

‎‎“Bukan aksi begal. Dari hasil sementara, mereka ini diduga kabur setelah terlibat keributan,” ujar AKP Zaenal Arifin, Rabu, 13 Mei 2026.

‎‎Saat ini, polisi belum dapat memeriksa ketiga pemuda tersebut secara intensif karena masih mengalami luka-luka pascakejadian.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu begal tanpa memastikan kebenaran informasi di lapangan.