Logo

Sejawat Meninggal Karena Kecelakaan, Ojol Tuban Gelar Aksi Solidaritas

Kegiatan berlangsung di depan lokasi proyek Sekolah Rakyat
Reporter:,Editor:

Kamis, 14 May 2026 02:00 UTC

Sejawat Meninggal Karena Kecelakaan, Ojol Tuban Gelar Aksi Solidaritas

Aksi menyalakan lilin yang dilakukan oleh ratusan driver ojol untuk mengenang sejawat mereka yang meninggal akibat kecelakaan di depan lokasi proyek Sekolah Rakyat, Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Tuban, Rabu malam, 13 Mei 2026. Foto: Zidni

JATIMNET.COM, Tuban – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Tuban menggelar aksi solidaritas di depan proyek Sekolah Rakyat (SR), Jalan Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban, Rabu malam, 13 Mei 2026.

Aksi tersebut digelar untuk mengenang Moch. Iqbal Firmansyah, 29 tahun, driver ojol yang meninggal dunia akibat kecelakaan di lokasi tersebut pada Senin, 11 Mei 2026 tengah malam.

Suasana haru menyelimuti aksi solidaritas tersebut. Para driver menyalakan lilin, memanjatkan doa bersama hingga menabur bunga di dua titik lokasi kecelakaan.

BACA: Dampak Proyek SR Tuban: Dari Kerusakan Rumah Hingga Hilangnya Nyawa

Koordinator aksi, Nanang Lasmito mengatakan bahwa aksi itu merupakan bentuk kepedulian sekaligus solidaritas sesama driver ojol yang setiap hari bekerja di jalan raya dengan risiko tinggi.

“Aksi tabur bunga kemudian dilanjutkan di titik korban terkapar, dan kami juga lantunkan doa untuk almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” ujarnya.

Menurut Nanang, perjuangan seorang driver ojol sering kali tidak diketahui banyak orang. Banyak pengemudi tetap memaksakan bekerja meski dalam kondisi lelah demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Banyak driver tetap memilih bekerja meski kondisi fisik lelah karena belum dapat uang untuk di rumah,” tambahnya.

Iqbal Firmansyah diketahui baru bergabung dengan salah satu komunitas ojol pada Ramadan lalu. Selain menjadi driver ojol, almarhum juga bekerja serabutan dan membantu menjaga warung demi mencukupi kebutuhan keluarga.

BACA: Terdampak Proyek SR, 13 Rumah Warga di Tuban Terima Ganti Rugi

Iqbal disebut menjadi tulang punggung keluarga karena sang ayah sudah tidak mampu bekerja. Sementara, ibunya hanya menjaga warung kecil di rumah.

Usai aksi solidaritas tersebut, komunitas ojol memastikan akan terus mengawal dan mendampingi keluarga korban apabila nantinya diperlukan langkah lanjutan terkait kasus kecelakaan maut itu.

“Kami pasti akan dampingi terus sampai ada keputusan yang dinilai cukup adil oleh keluarga korban,” tegas Nanang.

Aksi solidaritas itu juga menjadi simbol duka mendalam komunitas ojol Tuban atas kehilangan salah satu rekan mereka di tengah aktivitas mencari nafkah di jalanan.