Tahun 2030 Lebih Banyak Plastik daripada Ikan di Laut

Ahmad Suudi

Reporter

Ahmad Suudi

Kamis, 4 April 2019 - 16:59

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan sebuah perkiraan bahwa akan lebih banyak sampah plastik daripada ikan di lautan pada 2030 nanti.

Hal itu disampaikannya dalam sebuah pertemuan bersama ratusan nelayan di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Kamis 4 April 2019.

Susi mengatakan jaring nelayan yang sekarang sering menangkap sampah plastik di laut mendukung perkiraan tersebut. Apalagi, kata Susi, plastik sulit diurai hingga 450 tahun tidak akan hancur di darat maupun di laut.

BACA JUGA: Menteri Susi Beberkan Jalur Distribusi Bom Ikan di Jatim

"Kalau tidak percaya kubur kresek 1 atau 2 tahun, lalu dilihat. Setelah 10 tahun dilihat lagi masih utuh. Laut penuh plastik, tahun 2030 nanti lebih banyak plastik daripada ikan," kata Susi.

Dia berharap Banyuwangi memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang khusus membahas pelarangan penggunaan plastik sekali pakai, terutama dalam pertemuan pemerintahan.

Dia juga mengimbau ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja ke pasar menggunakan tas yang bisa dipakai berkali-kali daripada plastik.

BACA JUGA: Menteri Susi Berniat Seberangi Selat Bali Pakai Papan Paddle

Wanita 54 tahun itu menceritakan pengalamannya berlibur di sela-sela kunjungan kerjanya selama 3 hari di Banyuwangi. Destinasi tujuannya, tentu tak jauh dari laut dan keindahan karang bawah laut.

Salah satunya Pulau Tabuhan yang berada di Selat Bali, yang bisa diakses dari Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Susi menikmati pulau yang dikelilingi air biru toska itu bersama cucu-cucunya. "Pulaunya cantik, airnya jernih," kata Susi.

Namun dia mengaku menemukan banyak sampah plastik di pulau yang memang menjadi destinasi wisata itu. Susi mengatakan bila semua sampah plastik dikumpulkan diperkirakan akan mencapai 20 ton beratnya.

BACA JUGA: Menteri Susi Berencana Tenggelamkan Kapal di Area Konservasi Banyuwangi

Sebagian kegiatan liburan di Pulau Tabuhan itu sudah diunggah di akun Instagram miliknya, Rabu 3 April 2019. Dalam video yang diunggah, Susi mengajak pemuda-pemudi Banyuwangi melakukan pembersihan massal sampah di Pulau Tabuhan.

Susi juga sempat mengayuh papan paddle-nya dari Hotel Dialoog ke pabrik semen Bosowa di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Di sepanjang 5 mil perjalanannya, lagi-lagi Susi melihat aliran sampah yang hanyut di Selat Bali.

"Dalam mengurangi sampah plastik, semua punya kewajiban yang sama," kata Susi.

Baca Juga

loading...