Sodorkan Bukti Kejanggalan, Enam Parpol Ini Desakkan Penghitungan Ulang

M. Khaesar Januar Utomo

Senin, 22 April 2019 - 18:37

JATIMNET.COM, Surabaya - Sejumlah ketua partai politik menemui Komisioner KPU Kota Surabaya, Senin 22 April 2019. Mereka menyodorkan sejumlah bukti kejanggalan dalam penghitungan suara pada pemungutan suara Pemilu 2019, Rabu 17 April 2019 lalu.

Sejumlah parpol itu antara lain PKB, PPP, Gerindra, Hanura, PKS, Golkar dan PAN. Selama kurang lebih 30 menit, sejumlah perwakilan parpol di Surabaya ini berdialog dengan komisioner KPU. Dalam pertemuan itu, mereka mendesak untuk dilakukan penghitungan suara ulang.

Ketua DPC PKB Kota Surabaya, Musyafak Rouf mengatakan telah memberikan beberapa bukti kejanggalan lembar C1 itu kepada komisioner KPU. Menurutnya, bukti itu menunjukkan adanya dugaan penggelembungan suara di beberapa TPS di Surabaya. Karena itu, ia meminta dilakukan penghitungan ulang.

BACA JUGA: KPU Kota Surabaya Didesak Penghitungan Ulang di Seluruh TPS

"Kami datang ke sini untuk mengingatkan supaya tidak terlampau jauh sehingga nantinya akan ada gugatan pemilu," ucapnya saat ditemui di KPU Kota Surabaya, Senin 22 April 2019.

Musyafak mengatakan kecurangan yang terjadi di beberapa TPS yang ada di Surabaya tidak hanya berupa penggelembungan suara saja. Ada juga pemilih yang seharusnya hanya bisa memilih DPR RI dan Presiden saja namun ternyata juga diberikan surat suara pemilihan DPRD Kota Surabaya. "Tapi di TPS itu pemilih diberikan juga surat suara pemilihan DPRD kota," ucapnya.

Musyafak mengatakan desakan untuk penghitungan ulang itu juga didukung seluruh partai yang tergabung dalam Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur Dan Adil (Ratu Adil). Dengan bukti yang ada, Musyafak yakin KPU Kota Surabaya akan melaksanakan penghitungan ulang.

"Semua data maupun bukti yang kami miliki sudah kami serahkan ke KPU Surabaya untuk menjadi pertimbangan," jelasnya.

BACA JUGA: Bawaslu Surabaya Rekomendasikan Penghitungan Ulang di 8.146 TPS

Musyafak mengatakan ada sekitar 34 persen dari total 8.146 TPS di Kota Surabaya yang terdapat kejanggalan dalam penghitungan suara. "Bukti lainnya juga kami berikan ke KPU apa yang terjadi di Lapangan," beber Musyafak yang juga Ketua DPC PKB Kota Surabaya.

Musyafak tidak mengungkapkan secara detail penggelembungan suara tersebut terjadi pada salah satu Partai kontenstan Pemilu 2019. Namun dirinya menunjukkan surat C1 salinan yang menunjukkan keterangan jika Partai adalah PDI Perjuangan. "Sampean Baca sendiri saja jangan saya," ucapnya.

Musyafak mengatakan penggelembungan suara itu terjadi sekitar 10 hingga 50 suara yang terjadi di salah satu TPS. "Seperti di salah satu TPS itu dapat 19 suara tapi di tulis di C1 menjadi 49 suara jadi ada penggelembungan suara sekitar 30 suara," jelasnya.

Baca Juga

loading...