Rabu, 20 March 2019 10:47 UTC

MOTIVASI. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengganti seragam sekolah siswa SDN Pegirian 1. Foto: Khoirotul Lathifiyah
JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya akan merenovasi bangunan SDN Pegirian 1, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Semampir. Hal ini diungkapkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melakukan sidak di sekolah itu.
Menurut Risma, sapaan Tri Rismaharini, bangunan akan dibuat menjadi tiga lantai dari sebelumnya yang hanya satu lantai. Dengan kondisi bangunan saat ini, kegiatan belajar mengajar lebih seratus siswa sekolah ini kurang efektif.
"Saya minta tahun ini dikerjakan, jumlah muridnya banyak sekali di sini," kata Risma, Rabu 20 Maret 2019.
Risma mengatakan renovasi sekolah ini sudah direncanakan sejak lima tahun silam dan diharapkan selesai tahun ini, supaya siswanya mendapatkan fasilitas yang layak dalam proses belajar mengajar.
BACA JUGA: Risma Ingatkan Warga Surabaya Hormati dan Kuatkan Perbedaan
"Karena itu aku datang langsung ke sini. Sebenarnya aku tidak yakin, ini sudah direnovasi apa belum, ternyata memang belum. Karena kami punya sisa lelang banyak sekali," katanya.
Dalam pembangunannya nanti, pemerintah akan menambahkan fasilitas berupa ruang bermain, mesin jahit, alat bongkar motor dan fasilitas penunjang lainnya untuk meningkat kreativitas siswa. Karena itu, ia berharap pembangunan bisa segera dikerjakan.
Risma mengatakan renovasi sekolah tersebut relatif susah karena letaknya yang berada di gang sempit. Namun, ia yakin Cipta Karya bisa melakukan pembangunan tersebut. "Pokoknya tak suruh bangun tiga lantai. Emang berat, karena di dalam gang," ujar Risma.
BACA JUGA: Risma Sampaikan Program SMA Gratis kepada Khofifah
Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR), Iman Krestian mengaku selama ini kesulitan akses karena lokasi sekolahan yang kecil.
Iman mengatakan saat ini sedang dicari tempat untuk relokasi sementara. "Perlu memindahkan aktifitas belajar ke sekolah lain yang terdekat. Setelah ini akan kami cari solusinya," katanya.
Ia mengungkapkan membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan untuk menyusun detail enginering desain dan dua bulan untuk lelang. "Jadi perkiraan bulan juni sudah mulai pelaksanaan," kata Iman.
Data yang diterima Jatimnet.com, sekolah tersebut saat ini menampung sebanyak 208 siswa.
