Logo

Sekda Gresik Lepas 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Siapkan Peta Kekuatan Ekonomi Daerah
Reporter:,Editor:

Minggu, 14 June 2026 11:20 UTC

Sekda Gresik Lepas 1.095 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Suasana pelepasan para petugas sensus ekonomi yang akan memulai pendataan. Foto: Diskominfo Gresik

JATIMNET.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mengerahkan 1.095 petugas lapangan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Pendataan akan berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Gresik mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pelepasan petugas sensus dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, di Hotel Aston Gresik, Minggu, 14 Juni 2026. Para petugas nantinya akan mendatangi pelaku usaha dan unit ekonomi secara langsung guna mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam sensus nasional tersebut.

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan yang digelar setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi perekonomian nasional. Hasil pendataan akan menjadi basis data penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi dan merancang arah pembangunan di masa mendatang.

Washil menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi yang akurat mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sensus Ekonomi 2026 menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan pembangunan ekonomi di masa mendatang,” ujarnya.

BACA: ASN DPUTR Gresik Didakwa Menganiaya Rekan Kerja 

Menurutnya, data yang valid sangat dibutuhkan untuk mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai salah satu kawasan industri, perdagangan, jasa, dan logistik terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Gresik membutuhkan pemetaan ekonomi yang menyeluruh agar kebijakan pembangunan dapat disusun secara lebih tepat sasaran.

Ia menilai hasil sensus akan menjadi instrumen penting untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah, yakni Gresik Emas Mendunia.

Karena itu, Washil meminta seluruh petugas sensus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan agar petugas selalu menjaga profesionalisme, objektivitas, kejujuran, serta disiplin selama melakukan pendataan di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gresik, Indriya Purwaningsih, menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus sangat ditentukan oleh kualitas kerja petugas yang terlibat dalam proses pendataan.

BACA: KSP Dorong Koperasi Merah Putih Berkolaborasi dengan Program MBG 

Ia meminta seluruh petugas menerapkan materi yang telah diperoleh selama pelatihan dan melaksanakan pendataan secara door to door sesuai prosedur serta standar operasional yang telah ditetapkan.

“Keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan metodologi dan teknologi, tetapi juga kualitas kerja petugas di lapangan,” tukasnya.

Indriya berharap para petugas mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga proses pengumpulan data dapat berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang akurat.

Pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemasangan rompi sensus kepada perwakilan petugas. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya kegiatan pendataan ekonomi secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Gresik.