
Reporter
NugrohoSelasa, 27 Juli 2021 - 11:00
Editor
Ishomuddin
BANTUAN BERAS. Beras bantuan dampak PPKM dari pemerintah pusat disimpan di ruangan Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, sebelum disalurkan kepada keluarga penerima manfaat, Selasa, 27 Juli 2021. Foto: Nd. Nugroho
JATIMNET.COM, Madiun – Perum Bulog Subdivre IV Madiun mulai menyalurkan bantuan beras bagi warga Kabupaten Madiun yang terdampak PPKM darurat.
Sebanyak 683 ton 200 kilogram beras kualitas medium dikirim ke desa atau kelurahan dari depan Pendapa Ronggo Jumeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Selasa, 27 Juli 2021. Distribusi berlangsung secara bertahap.
"Akan dimulai lagi Kamis besok (29 Juli 2021) dan durasi pengirimannya selama sembilan hari. Insya Allah," kata Kepala Perum Bulog Subdivre IV Madiun Ahmad Mustari.
BACA JUGA: PPKM, Pemkot Madiun Distribusikan 139 Ton Beras Bantuan
Penyaluran beras bantuan pemerintah itu menyasar 68.320 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka merupakan warga kelurahan/desa di 15 kecamatan se-Kabupaten Madiun. Adapun teknis pembagiannya melalui desa/kecamatan dengan melibatkan tim pendamping.
"Kualitas berasnya sangat baik yang dalam satu kemasannya terdiri dari 10 kilogram," ujar Ahmad.
Beras untuk program bantuan itu merupakan hasil panen petani Kabupaten Madiun pada bulan Mei dan Juni lalu. Kemudian dibeli oleh Perum Bulog yang kemudian disalurkan lagi kepada KPM. Para penerimanya sudah diverifikasi Dinas Sosial dan disampaikan ke pemerintah pusat.
BACA JUGA: Masuk Zona Hitam, Pemkot Madiun Tutup Akses Masuk
Dengan adanya bantuan ini, Ahmad menuturkan tidak memengaruhi pasokan beras untuk program lain di Bulog. Adapun stok yang tersimpan di gudang saat ini masih sekitar 17 ribu ton. Jumlahnya diprediksi dapat memenuhi kebutuhan selama 7-8 bulan ke depan.
Sementara itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro mengatakan bahwa pembagian beras bantuan itu sebagai upaya pemerintah mengurangi dampak perekonomian warga di tengah berlangsungnya PPKM darurat bagi KPM. Di sisi lain juga dapat menyerap hasil panen para petani lokal.
"Ada dua manfaat yang diterima. Untuk bantuan yang disalurkan merupakan intervensi pemerintah dalam menangani dampak PPKM darurat," ujar dia usai memberangkatkan pengiriman beras dari Pendapa Ronggo Jumeno ke desa/kelurahan.