Logo

Rutan Surabaya dan Polresta Sidoarjo Perkuat Koordinasi Cegah Gangguan Keamanan

Reporter:,Editor:

Jumat, 30 October 2026 10:05 UTC

Rutan Surabaya dan Polresta Sidoarjo Perkuat Koordinasi Cegah Gangguan Keamanan

Jajaran Rutan Kelas 1 Surabaya mendatangi Mapolrestabes Sidoarjo, Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet

JATIMNET.COM, Surabaya – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya memperkuat kerja sama dengan Polresta Sidoarjo untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tristiantoro Adi Wibowo bersama sejumlah pimpinan unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan ke Markas Polresta Sidoarjo, Jumat, 30 Oktober 2026.

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Chandra Putra menyambut langsung rombongan tersebut. Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, serta Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya.

Adi Wibowo mengatakan, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian. Kerja sama itu diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan maupun lapas.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi secara berkala dapat membantu petugas mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

"Pertemuan ini tidak sekadar mempererat silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana strategis menyamakan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan, pencegahan gangguan kamtib, serta kelancaran tugas pemasyarakatan di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan kepolisian dibutuhkan agar petugas dapat menjalankan fungsi pemasyarakatan secara optimal. Hal itu mencakup pelaksanaan pengamanan sekaligus pembinaan terhadap warga binaan.

Adi menilai, kesamaan persepsi antarlembaga juga penting untuk menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan. Dengan koordinasi yang berjalan baik, jajaran pemasyarakatan dan kepolisian dapat merespons potensi gangguan keamanan secara lebih efektif.

Ia berharap hubungan kelembagaan antara kedua instansi terus terjaga sehingga mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan pemasyarakatan Surabaya-Sidoarjo.

"Melalui pertemuan tersebut, jajaran pemasyarakatan wilayah Surabaya-Sidoarjo berharap kerja sama dengan Polresta Sidoarjo dapat terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban," jelasnya.

Adi menegaskan, penguatan kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung keberlangsungan pembinaan dan pengamanan warga binaan. Dengan demikian, lingkungan rutan dan lapas diharapkan semakin aman, tertib, dan akuntabel.

"Dengan cara ini agar kondusifitas di lingkungan Rutan akan semakin aman dan nyaman," terangnya.