Ribuan Personel Amankan Pilkades Serentak 198 Desa di Ponorogo

Gayuh Satria Wicaksono

Selasa, 14 Mei 2019 - 10:44

JATIMNET.COM, Ponorogo – Polres Ponorogo memetakan 110 desa berkategori kurang rawan, dan 88 desa kondisi rawan, mendekati Pemilihan Kepala Desa serentak di 198 Desa di Ponorogo.

“Rawan disini bukan berarti rawan kamtibmasnya namun rawan dalam artian kondisi geofrafis pada desa yang melaksanakan pilkades,” kata Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, Selasa 14 Mei 2019.

Ia menerangkan, daerah rawan geografis ini tersebar kedalam empat Kecamatan, yaitu Kecamatan  Ngrayun, Pudak, Ngebel dan Slahung.

“Untuk gesekan masyarakat kita lakukan pemetaan apakah pernah terjadi konflik antar perguruan pencak silat, konflik sosial, atapun perkelahian,  namun selama 5 tahun ternyata tidak ada,” terangnya.

BACA JUGA: Pencairan Anggaran Pilkades Serentak di Ponorogo Masih Tersendat

Radiant menuturkan, pengamanan pilkades kali ini melibatkan Polisi bersama TNI, Satpol PP, dan Linmas, dengan total 5.954 personil.

Rinciannya, dari Polri sejumlah 1.492 personil, TNI 396 personil dan Satpol PP berserta Linmas 4.096 personil. Ia menjelaskan, jika personil polri sejumlah 1.492 tersebut merupakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari sejumlah Polres, di antaranya adalah polres Magetan, Ngawi, Madiun, Blitar Kota, Trenggalek, Tulungagung, dan Kediri Kota.

“Sejumlah 750 personil diluar dari BKO brimob dan 1 kompi Brimob diambah dengan 40 anggota dari satuan anti anarkis,” jelasnya.

Radiant nantinya akan membagi semua personil kedalam lima rayon sesuai dengan klasifikasi yang telah ditentukan. Untuk setiap rayon nantinya akan ditempatkan personil lengkap beserta dengan personil dari pengurai massa (Raimas).

BACA JUGA: Ponorogo Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Pilkades

Radiant berharap, suasana Ramadan saat pilkades nantinya diikuti dengan kondisi yang kondusif dan aman.

“Melalui kegiatan ini kepada masyarakat semoga bisa menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif apalagi bulan ramadhan kami menjaga ketertiban khususnya di wilayah kabupaten Ponorogo,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...