Pencairan Anggaran Pilkades Serentak di Ponorogo Masih Tersendat

Gayuh Satria Wicaksono

Jumat, 10 Mei 2019 - 11:19

JATIMNET.COM, Ponorogo – Sebagian besar desa di Kabupaten Ponorogo belum menerima bantuan dana operasional pemilihan kepala desa (pilkades). Sebanyak 198 desa di daerah ini akan menggelar pilkades secara serentak pada 20 Mei 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono mengatakan memang ada beberapa desa yang belum mengajukan anggaran untuk pelaksanaan kepala desa.

BACA JUGA: Ponorogo Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Pilkades

“Biaya pilkades ditanggung semua oleh pemerintah. Kita sudah ada Perbup yang mengatur tentang itu, anggarannya dari APBD,” kata Agus Pramono ketika ditemui di kantornya, 10 Mei 2019.

Agus menerangkan besarnya anggaran yang disalurkan ke setiap desa berbeda-beda disesuaikan dengan jumlah pemilih di desa tersebut. Setuap desa akan menerima bantuan sekitar Rp 35 juta hingga Rp 95 juta.

Ia menyayangkan sampai saat ini hanya ada beberapa desa yang sudah siap untuk mengajukan atau mengusulkan anggaran desa. “Yang jelas jika pihak desa sudah mengusulkan ke Bupati, dalam hal ini melalui PMD. Kemudian PMD ke keuangan, maka langsung kami cairkan,” terangnya.

Agus menegaskan Pemkab Ponorogo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 milyar yang dialokasikan dari APBD. Pencairan anggaran itu tinggal menunggu proses administrasinya saja. Ia berharap pihak desa segera mengajukan anggaran agar tidak terjadi polemik di masyarakat.

BACA JUGA: Menikmati Keindahan Telaga Ngebel dari Puncak

Agus menjamin anggaran pilkades cair sebelum 20 Mei 2019. Saat ini, ia masih terus memantau melalui camat untuk berkoordinasi dengan pihak desa yang belum mengajukan anggaran agar bisa segera mengajukan.

“Sampai saat ini masih ada dua kecamatan yang telah cair anggarannya. Sementara beberapa lainnya belum turun anggarannya dan beberapa lainnya lagi belum mengajukan,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...