Logo

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, 180 Personel Polres Tuban Siap Amankan Arus Mudik

Reporter:,Editor:

Kamis, 12 March 2026 07:13 UTC

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, 180 Personel Polres Tuban Siap Amankan Arus Mudik

Apel kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka memastikan keamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H di Mapolres Tuban Kamis 12 Maret 2026. Foto: Humas Polres Tuban

JATIMNET.COM, Tuban – Polres Tuban menggelar apel kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan keamanan serta kelancaran perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Tuban.

Apel yang berlangsung di halaman Mapolres Tuban pada Kamis, 12 Maret 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban AKBP Alaiddin. Kegiatan itu turut didampingi Dandim 0811 Tuban Letkol Inf. Galih Sakti Pramudyo serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban hadir dalam kegiatan tersebut. Apel juga melibatkan pasukan gabungan yang terdiri dari personel TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas sektoral agar seluruh unsur dapat bersinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur Idulfitri.

BACA: PJU dan Para Kapolsek di Polres Tuban Jalani Tes Urine, Ada Apa?
 

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, personel gabungan akan disiagakan di sejumlah titik pengamanan, pos pelayanan, serta pos pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban.

Usai memimpin apel, Kapolres Tuban AKBP Alaiddin menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Tuban bersama instansi terkait siap melaksanakan pengamanan selama masa Lebaran, baik untuk menjaga kelancaran perjalanan pemudik maupun mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Karena banyak rumah yang kosong ditinggal pemudik, tetap kita patroli untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana," ucapnya.

Kapolres menjelaskan bahwa potensi kerawanan selama Operasi Ketupat tidak selalu berada pada satu titik tertentu. Menurutnya, tindak kriminal dapat terjadi di mana saja ketika ada kesempatan.

Sebanyak 180 personel Polres Tuban akan dibantu unsur dari TNI dan Pemkab Tuban untuk memastikan kelancaran perayaan Idulfitri dan mudik lebaran di Tuban. Foto: Humas Polres Tuban

 

"Kalau titik kerawanan itu tentatif, maka kita membagi patroli rutin yang hanya merubah jam-jam rawan saja," terang AKBP Alaiddin.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres Tuban menyiapkan tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini pos pengamanan tidak ditempatkan di kawasan wisata. Penempatan difokuskan pada titik-titik perbatasan wilayah, yakni perbatasan Kabupaten Tuban–Bojonegoro di Kecamatan Soko, perbatasan Tuban–Lamongan di Kecamatan Widang, serta perbatasan Tuban–Rembang, Jawa Tengah di Kecamatan Bancar. Sementara itu, satu pos pelayanan didirikan di Alun-alun Tuban.

"Walaupun di tempat wisata tidak ada pos pengamanannya, namun tetap kita laksanakan patroli," ujar Alaiddin .

Selain pengamanan arus mudik, kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi warga yang hendak pulang ke kampung halaman. Masyarakat dapat menitipkan sepeda motor di Polsek maupun di Mapolres Tuban dengan menunjukkan fotokopi bukti kepemilikan kendaraan.

"Cukup dengan membawa fotocopy Kepemilikan yang sah, akan diterima sampai pemilik kembali dari mudik," jelas Alaiddin. 

BACA: Belajar Transparansi, SPPG di Tuban Gelar Diskusi Melek Media

Polres Tuban juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan kondisi fisik serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan mudik.

"Untuk keselamatan dijalan, cek kembali kelayakan kendaraan yang akan digunakan untuk mudik," imbaunya.

Kapolres menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 sedikitnya 180 personel Polres Tuban akan diterjunkan. Personel tersebut akan didukung oleh unsur TNI serta pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Bahkan, hampir seluruh anggota Polres Tuban dilibatkan dalam kegiatan pengamanan tersebut.

"TNI, Polri dan dibantu pemerintah daerah tidak ada kata libur menjaga pemudik untuk tetap bahagia dalam perjalanan," ungkap Alaiddin.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik serta merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Tuban.