Minggu, 25 January 2026 10:00 UTC

Ilustrasi pendakian.Foto: Dok.Jatimnet
JATIMNET.COM, Magetan – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan tertutup bagi pendaki tektok atau tanpa menginap.
Penutupan ini berlaku sejak Jumat, 23 Januari 2026 seiring dengan berlangsungnya cuaca ekstrem. Kawasan pegunungan Lawu diguyur hujan deras disertai dengan angin kencang dan kabut pekat.
BACA: Jalan Wisata Telaga Sarangan Magetan Tertutup Material Longsor
Dengan kondisi ini, Perum Perhutani selaku pengelola jalur pendakian menghentikan aktivitas pendakian tektok untuk sementara waktu.
Sebab, para pendaki tidak membawa perlengkapan yang memadai. Jika nekat mendaki dengan sistem cepat dalam satu hari dinilai berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
“Kalau pendaki yang nge-camp tetap diizinkan. Mereka telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan lengkap, termasuk obat-obatan,” ujar Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, KPH Lawu DS, Mulyadi saat dihubungi, Minggu, 25 Januari 2025.
BACA: Pendaki Gunung Lawu Via Cemoro Sewu Waspadai Suhu Dingin
Ia menambahkan, aktivitas pendakian dengan metode pulang-pergi dalam satu hari diprediksi akan kembali diizinkan pada besok, Senin dini hari, 26 Januari 2026.
“Kemungkinan nanti dini hari sudah dibuka lagi. Karena cuacanya sudah cerah, anginnya tidak kencang. Prakiraan dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) juga menyatakan cerah,” jelasnya.
Kendati demikian, kebijakan dapat sewaktu-waktu berubah. Sebab, menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan nantinya.
