Selasa, 10 February 2026 09:00 UTC

Warga Ngoro menyampaikan harapan kepada Cak Mardi, anggota DPRD Jatim, agar perusahaan di kawasan industri memberikan kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat lokal. Foto: Karina
JATIMNET.COM, Mojokerto – Warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto berharap agar perusahaan-perusahaan di kawasan industri memberikan prioritas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal. Aspirasi tersebut disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Golkar, Sumardi, saat menggelar kegiatan reses, Selasa, 10 Februari 2026.
Sebagai wilayah yang berkembang pesat dengan keberadaan kawasan industri, masyarakat berharap pertumbuhan ekonomi di Ngoro dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja dari putra daerah.
“Warga meminta agar industri yang ada di sekitar Ngoro memberi perhatian lebih kepada masyarakat sekitar, terutama dalam hal kesempatan kerja. Putra daerah di lingkungan industri ini diharapkan mendapat prioritas, tentu dengan tetap menyesuaikan kompetensi,” ujar pria yang juga akrab disapa Cak Mardi ini.
BACA: Reses DPRD Jatim di Ngoro, Sumardi Tampung Aspirasi soal Pembangunan Infrastruktur Desa
Selain persoalan ketenagakerjaan, aspirasi warga juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi desa melalui sektor UMKM dan UKM. Masyarakat menilai, keberadaan industri besar seharusnya turut mendorong tumbuhnya usaha kecil di lingkungan sekitar.
Warga mengusulkan adanya bantuan sarana usaha, seperti gerobak maupun kontainer, serta pembinaan dan penataan UMKM agar lebih tertib, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Masyarakat menginginkan adanya bantuan untuk UMKM, baik berupa gerobak, kontainer, maupun penataan yang lebih baik di bawah tanggung jawab pemerintah desa. Tujuannya agar ekonomi desa bisa tumbuh, daya beli meningkat, dan perputaran uang di masyarakat berjalan lebih baik,” jelasnya.
Sumardi menilai aspirasi tersebut sebagai masukan penting bagi daerah penyangga industri. Menurutnya, pembangunan kawasan industri harus dibarengi dengan kebijakan yang berpihak pada masyarakat lokal, baik dari sisi ketenagakerjaan maupun pemberdayaan ekonomi.
BACA: Dari Hobi Jadi Eksportir, Kisah Nico Membawa Bumbu Instan ke Pasar Global
Ia menegaskan, seluruh aspirasi warga terkait prioritas tenaga kerja lokal dan penguatan UMKM akan dihimpun dan disampaikan sebagai pokok-pokok pikiran DPRD Jawa Timur kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Meski ada keterbatasan anggaran, aspirasi masyarakat tetap harus menjadi pertimbangan utama. Baik soal kesempatan kerja maupun penguatan UMKM, semuanya penting untuk kita kawal bersama,” pungkasnya.
