Logo

Rehabilitasi SDN Panyepen 3 Sampang Rp536 Juta Segera Dimulai

Wakil rakyat ingatkan rekam jejak kontraktor
Reporter:,Editor:

Senin, 20 April 2026 03:00 UTC

Rehabilitasi SDN Panyepen 3 Sampang Rp536 Juta Segera Dimulai

SDN Panyepen 3 di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Foto: Zainal Abidin

JATIMNET.COM, Sampang – Proyek rehabilitasi ruang kelas di SDN Panyepen 3, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang segera dimulai.

Berdasarkan pengumuman di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, proyek dengan alokasi anggaran sekitar Rp536,3 juta ini mulai masuk tahap pembukaan dokumen penawaran pada Senin, 20 April 2026.

Kasi Sarana Prasarana (Sarpras) SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Moh Jundi menyampaikan, anggaran untuk proyek rehab SDN Panyepen 3 dialokasikan dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2026.

BACA: Awal Triwulan II 2026, Sampang Belum Lelang Proyek Fisik

Pekerjaan yang akan dilakukan pada proyek ini meliputi struktur bangunan utama. Mulai dari fondasi, beton, atap, plafon, dan pemasangan instalasi listrik. "Anggaran Rp536 itu digunakan untuk perbaikan tiga ruang kelas," katanya.

Jundi menjelaskan, proyek rehabilitasi ruang kelas di SDN Panyepen termasuk sasaran dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh TNI bersama pemkab dan masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan agar layak dan nyaman. Untuk pengerjaannya, direncanakan mulai awal Mei 2026.

"Sesuai jadwal yang tertera di SPSE penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang dijadwalkan pada 6 Mei 2026," terang Jundi.

BACA: Proyek RKB Paud Hidayah Arrum Tak Tuntas, Disdik Sampang Janji Carikan Dana ke Pusat 

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud berharap proses tender ini benar-benar sesuai aturan dan transparan.

Pemkab diminta tidak hanya mengedepankan aspek penawar terendah. Track record atau rekam jejak pelaksana dalam mengerkan proyek pembangunan juga perlu menjadi pertimbangan utama.

"Rekam jejak kontraktor harus menjadi pertimbangan utama tim Pokja dalam memilih mitra konstruksi, karena secara langsung memengaruhi keberhasilan, kualitas, dan ketepatan waktu proyek," ujar politikus PKS ini.