Logo

Awal Triwulan II 2026, Sampang Belum Lelang Proyek Fisik

Reporter:,Editor:

Rabu, 08 April 2026 06:00 UTC

Awal Triwulan II 2026, Sampang Belum Lelang Proyek Fisik

Gedung kantor Pemkab Sampang di Jalan Jamaludin. Foto: Zainal Abidin.

JATIMNET.COM, Sampang - Komitmen Pemkab Sampang dalam mempercepat pelaksanaan proyek pembangunan tidak sejalan dengan realisasi di lapangan. Ibarat peribahasa "jauh panggang dari api".

Buktinya, hingga memasuki triwulan kedua 2026, paket proyek di lingkup Pemkab Sampang belum dilelang.

Laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Sampang menunjukkan, hingga kini  baru paket proyek nontender yang masuk ke Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan.

BACA: Proyek Pembangunan PAUD Hidayah Arrum Sampang Mangkrak

Sementara, untuk paket proyek fisik belum satu pun dilelang. Dengan begitu, pengerjaan proyek fisik tahun ini dapat dipastikan tak jauh berbeda seperti tahun lalu, yakni baru dimulai akhir April atau awal Mei.

Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Muda Bagian Pengadaan Barjas dan Administrasi Pembangunan Setkab Sampang Siti Fahriyah membenarkan belum ada paket proyek fisik yang dilelang.

Hingga kini, pihaknya baru menerima satu dokumen pengajuan lelang paket proyek fisik dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang.

"Ada satu pengajuan yang masuk dari Disdik. Sekarang masih di-review oleh tim Pokja. Kemungkinan satu minggu lagi masuk lelang," katanya kepada Jatimnet.com, Rabu, 8 April 2026.

BACA: AMS Kritik Proyek Miliaran yang Dilelang Mepet Akhir Tahun di Sampang

Dalam hal ini, pihaknya hanya berwenang menyiapkan sistem lelang atau SPSE. Sementara, terkait menajemen waktu pengajuan dokumen lelang, disebut menjadi kewenangan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan demikian, cepat atau lambatnya pengajuan tender tergantung pada kesiapan dari dinas teknis.

"Kewenangan kami tidak sampai ke situ (mendorong percepatan pengajuan dokumen). Kami hanya memproses dokumen pengajuan lelang yang masuk. Jadi, setiap ada dokumen lelang yang diajukan, kami langsung proses," kata Fahriyah.