Rabu, 25 March 2026 05:30 UTC

Proyek pembangunan RKB Paud Hidayah Arrum, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang tahun anggaran 2025 mangkrak, Rabu 25 Maret 2026. Foto: Zainal Abidin.
JATIMNET.COM, Sampang – Proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) Yayasan Pendidikan Anak Usia Dini dan Kelompok Bermain (PAUD/KB) Hidayah Arrum, Kecamatan Kedungdung, Sampang mangkrak.
Proyek fisik yang masuk anggaran tahun 2025 ini terhenti hingga saat ini. Pihak pelaksana proyek seolah lepas tangan terhadap kelanjutan pembangunan RKB di Yayasan PAUD/KB Hidayah Arrum.
Ketua Yayasan PAUD/KB Hidayah Arrum, Mursidah mengatakan bahwa anggaran pembangunan satu lokal RKB berasal dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang tahun 2025.
Kemudian, proses pembangunan berlangsung pada akhir tahun lalu. "Kalau tidak salah anggarannya sekitar Rp170 juta," terang Mursidah kepada Jatimnet.com, Rabu 25 Maret 2026.
Ia berharap agar pelaksana proyek bertanggung jawab menuntaskan pekerjaan pembangunan tersebut. Tujuannya, agar bangunan bisa segera ditempati untuk kegiatan belajar mengajar.
“Terus terang, sekolah kami sangat membutuhkan ruang kelas untuk menunjang kegiatan pembelajaran," ujarnya.
Jamawi, pelaksana proyek mengakui bahwa pihaknya tidak bisa menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut lantaran dana proyek belum cair.
“Sampai sekarang anggarannya belum cair, saya sudah menghabiskan dana sekitar Rp60 juta. Akan dilanjutkan bagaimana? Kalau dananya tidak jelas. Bisa rugi besar saya," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Informal Disdik Sampang Dewi Trisna mengatakan bahwa proyek pembangunan RKB di Hidayah Arrum bukan berasal dari organisasi perangkat daerah tersebut. Namun, dari program Pokok-pokok Pikiran DPRD Sampang.
"Itu program Pokir DPRD, bukan dari dinas. Kami (Disdik) hanya menganggarkan untuk perencanaannya saja, kalau untuk kegiatan fisik tidak ada, bisa dicek di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik),” ungkapnya.
Dewi juga mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan kelanjutan proyek pembangunan RKB di sekolah tersebut bisa dianggarkan di APBD tahun 2026. "Harus melihat ketersediaan anggaran dulu," pungkas Dewi.
