Logo

Pembangunan RTLH Rampung, Gus Barra Minta Langsung Ditempati

Reporter:,Editor:

Rabu, 03 June 2026 10:30 UTC

Pembangunan RTLH Rampung, Gus Barra Minta Langsung Ditempati

Bupati Mojokerto Muhammad Albarra saat meninjau pembangunan salah satu rumah yang dibangun dalam program bedah rumah tidak layak huni, Rabu, 3 Juni 2026. Foto: Diskominfo.

JATIMNET.COM, Mojokerto – Bupati Muhammad Albarra berharap agar warga penerima manfaat program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) memanfaatkan hunian yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) Mojokerto.

“Setelah selesai 100 persen, bisa menjadi rumah yang layak huni lagi, ditempati, dan semoga menjadi berkah bagi penghuninya,” katanya saat meninjau pembangunan RTLH di RT 015, RW 06 Dusun Randegan, Desa Kaligoro, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu, 3 Juni 2026.

Satu RTLH milik Budi Santoso itu merupakan salah satu penerima bantuan bedah rumah yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto. Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hunian warga yang kurang mampu.

Adapun progres pembangunan rumah milik Budi Santoso telah mencapai 90 persen. Dengan demikian, tinggal 10 persen untuk tahap akhir penyelesaian.

"Kurang sedikit lagi sudah selesai semua, dan seperti yang kita lihat, dari yang awalnya tidak layak untuk dihuni, dan alhamdulillah ini sekarang bisa dihuni," ujarnya.

Gus Barra merasa bersyukur dengan pencapaian pekerjaan rumah milik Budi Santoso. Apalagi, saat ini kondisinya sudah layak ditempati dengan aman dan nyaman.

Ia berharap seluruh proses pembangunan RTLH yang sedang berjalan dapat segera diselesaikan dengan baik agar masyarakat penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih layak.

"Kami berharap untuk RTLH yang lain juga bisa diselesaikan,” ujarnya dalam peninjauan pembangunan RTLH yangdidampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto.

Sementara itu, Nevi Alvia, putri kedua Budi Santoso, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemkab Mojokerto sejak 1 April 2026.

"Saya mewakili dari Bapak Budi Santoso sangat mengucapkan banyak terima kasih karena yang kondisi rumah saya awal seperti tidak layak huni, sekarang sudah dijadikan rumah yang sangat nyaman," ujar Nevi.