Redam Kenaikan Harga Bawang Putih, Jatim Gelar Operasi Pasar

Baehaqi Almutoif

Rabu, 24 April 2019 - 13:26

JATIMNET.COM, Surabaya - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur Drajat Irawan mengaku telah menggelar operasi pasar di sejumlah daerah untuk menurunkan harga bawang putih.

Setidaknya, sekitar 40 ton bawang putih telah digelontorkan untuk operasi pasar ini. "Ada operasi pasar, terutama pada bahan pokok yang harganya bergerak naik, misalnya bawang putih," ujar Drajat, Selasa 23 April 2019.

Ia mengatakan beberapa operasi pasar itu digelar di Kota Malang dengan menggelontorkan sebanyak lima ton bawang putih ke sejumlah pasar. Sementara di Surabaya, Disperindag Jatim bersama Bulog juga telah menggelontorkan 18 ton bawang putih.

BACA JUGA: Inflasi Bahan Pokok Diprediksi Tidak Terlalu Tinggi saat Ramadhan

Selain itu, di Jember empat ton, Sumenep empat ton, Kediri lima ton, Probolinggo empat ton, Madiun empat ton, dan Banyuwangi tujuh ton. Drajat mengatakan operasi pasar itu digelar di titik-titik yang terdeteksi ada kenaikan harga komoditas ini.

"Ini kami bekerja sama dengan Bulog, BUMN yang juga bergerak bersama dengan dinas ingin menjaga stabilitas harga, atau biasa disebut operasi pasar murah sampai Ramadhan," tuturnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur per Maret 2019 menyebutkan bawang putih menjadi salah satu komoditi yang menyumbang kenaikan inflasi sebesar 24,69 persen.

BACA JUGA: Laju Inflasi Jatim Masih dalam Koridor Makro Ekonomi

Ia mengatakan harga bawang putih di pasaran memang sempat naik terutama bawang putih jenis sincu yang harga normalnya Rp 26 ribu per kilogram naik menjadi Rp 31 ribu per kilogram.

Drajat menduga kenaikan harga bawang putih beberapa pekan lalu disebabkan keterlambatan pasokan impor. "Hanya keterlambatan saja mungkin. Dan Alhamdulillah hari ini sudah mulai stabil," imbuhnya.

Disperindag Jatim, kata dia, akan terus menggelar operasi pasar selain mengecek secara rutin berbagai sentra produksi, seperti cabe, bawang merah, produsen tepung, serta gudang beras.

Baca Juga

loading...