Jumat, 18 September 2026 23:03 UTC

Petugas Rutan Kelas 1 Surabaya saat menggeledah kamar tahanan, Jumat, 18 September 2026. Foto: Januar
JATIMNET.COM, Surabaya – Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya bersama aparat TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia gabungan di lingkungan rutan, Jumat, 18 September 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di blok hunian.
Razia yang dimulai pukul 19.30 WIB itu menyasar kamar hunian warga binaan serta sejumlah area di sekitar blok Rutan Kelas I Surabaya. Petugas memeriksa lokasi secara menyeluruh untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini.
Petugas kemudian mendokumentasikan barang-barang yang ditemukan sebagai bagian dari proses pendataan. Rutan Kelas I Surabaya juga akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
BACA: Tiga Kali Kristal Putih Gagal Masuk Rutan Surabaya dalam Sepekan
"Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNN merupakan bagian penting dalam memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan," ujar Adi, Jumat, 18 September 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan razia melibatkan petugas pengamanan rutan bersama personel aparat penegak hukum (APH). Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan pemeriksaan dan pengawasan berlangsung secara menyeluruh.
Adi menegaskan, setiap temuan dalam razia akan ditindaklanjuti melalui prosedur yang berlaku. Menurut dia, pemeriksaan gabungan tidak hanya berfokus pada penemuan barang terlarang, tetapi juga menjadi langkah pencegahan untuk mengantisipasi gangguan keamanan di dalam rutan.
"Kegiatan ini akan terus dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
BACA: Lagi, Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Penyelundupan Barang Diduga Sabu
Adi menambahkan, sinergi antara jajaran pemasyarakatan, TNI, Polri, dan BNN menjadi bagian penting dalam mengantisipasi masuknya barang terlarang ke lingkungan rutan.
"Kami bersama sama untuk mengatisipasi adanya barang terlarang masuk kedalam Rutan," jelas Adi.
Razia gabungan tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Rutan Kelas I Surabaya selanjutnya menjadikan hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama pihak terkait untuk memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di lingkungan rutan.
