Ratusan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung

Hari Istiawan

Jumat, 11 Januari 2019 - 22:55

JATIMNET.COM, Surabaya – Bencana puting beliung melanda Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat 11 Januari 2019 sekira pukul 15.15 WIB. Puting beliung menyebabkan ratusan rumah penduduk rusak dan pohon tumbang.

Data sementara yang berhasil dihimpun BPBD Kabupaten Bandung, tercatat 1 orang luka berat, 15 orang luka ringan, 15 rumah rusak berat, 71 rumah rusak ringan dan lebih dari 300 rumah rusak yang belum dikelompokkan tingkat kerusakannya.

“Diperkirakan jumlah kerusakan rumah dan bangunan bertambah karena pendataan masih berlangsung,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Jumat 11 Januari 2019.

BACA JUGA: Detik-Detik Video Puting Beliung Terjang Permukiman Di Cirebon

Daerah yang mengalami kerusakan antara lain Perum Rancaekek Kencana Blok 16 RW 16. RW 08 Desa Jelegong Kec Rancaekek, dan beberapa perumahan lain. Atap rumah banyak yang diterbangkan oleh puting beliung.

Sebelum kejadian, pagi cuaca cerah kemudian pada siang awan-awan banyak terbentuk dan terdapat awan Cumulonimbus yang menutup daerah di Rancaekek dan sekitarnya.

Menjelang sore kemudian bertiup angin yang makin lama makin kencang disertai hujan berintensitas sedang hingga tinggi. Puting beliung terlihat di langit sesaat.

BACA JUGA: Situbondo Hujan Es Dan Puting Beliung

BPBD Kabupaten Bandung hingga kini masih melakukan pendataan. Pemasangan tenda pengungsi oleh TNI dan Brimob Polda Jabar didirikan untuk menampung sebagian masyarakat yang mengungsi. Tagana, BPBD dan relawab membantu pengungsi. Kondisi listrik masih padam.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsi sementara, terpal, alat penerangan, bahan makanan dan air bersih.

Sutopo mengatakan, bencana puting beliung makin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan puting beliung disebabkan ada perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim yang menyebabkan makin meningkatnya ketidaksatabilan dinamika atmosfer lokal, dan aktivitas penduduk dan lainnya.

Baca Juga

loading...