Ratusan Mahasiswa Unusa Ikuti Bursa Entrepreneur

Khoirotul Lathifiyah
Khoirotul Lathifiyah

Kamis, 7 Maret 2019 - 20:01

JATIMNET.COM, Surabaya - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar Entrepreneur Plus (Enplus) untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa di bidang ekonomi kreatif.

Dalam ajang itu mahasiswa harus menampilkan hasil karya atau inovasi usaha yang digelutinya.

"Dorongan kepada mahasiswa ini karena terbatasnya lapangan pekerjaan, oleh sebab itu mahasiswa harus mempunyai jiwa untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru," kata Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa M. Yusak Anshori saat diwawancarai disa-sela acara Enplus Festival 2019 di Atrium DBL Arena Surabaya, Kamis 7 Maret 2019.

Apalagi terbatasnya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lulusan mahasiswa disetiap tahunnya, sehingga banyak mahasiswa yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan yang ada.

BACA JUGA: Mutu Kampus UNUSA Terbaik Di Antara PTNU Se Indonesia

Yusak mengingatkan kepada mahasiswa agar tidak bergantung pada situasi yang ada saat ini. Selain menguasai teori di bangku kuliah, diharapkan mahasiswa juga bisa memiliki jiwa menciptakan sendiri lapangan pekerjaan.

"Jadi mahasiswa harus bisa menemukam peluang usaha disekitarnya. Mereka harus bersaing untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia," kata Yusak.

Yusak menjelaskan bahwa peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa tidak hanya dituntut untuk pintar dalam ilmu pengetahuan atau pun peka terhadap perubahan lingkungan sosial dan global, namun juga diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan yang penuh tanggung jawab dan pintar dalam memanfaatkan keadaan, serta jiwa kewirausahaan.

Unusa juga menghadirkan beberapa pembicara untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan memotivasi mahasiswa.

BACA JUGA: Aplikasi "AkuNusa" Mahasiswa ITS Jaga Kelestarian Ratusan Bahasa Daerah

Salah satu diantaranya adalah pengusaha kue Surabaya Maula sekaligus istri Wakil Gubernur Trenggalek Novita Hardiny.  

Ia berpesan agar generasi muda lebih menyadari bahwa dirinya adalah pundaknya Indonesia yang berperan dalam mengembangkan perekonomian bangsa.

Generasi muda harus cerdas dalam bersosial media. Tidak merasa minder atas komentar negatif mengenai usaha yang digelutinya. Juga dapat mengambil peluang bisnins melalui sosial media

"Saya berharap agar anak muda itu lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu yang dihadapi khususnya dalam bersosial media," katanya dalam talk show.

BACA JUGA: Unusa Salat Gaib dan Galang Dana untuk Korban Sulteng

Menurutnya energi positif dari generasi muda sangat dibutuhkan bangsa. Energi itu mampu mendongkrak pemuda-pemudi yang berdaya secara ekonomi sekaligus bisa bermanfaat bagi sekitarnya.

Pengusaha kue yang berbahan dasar Ubi ini menyampaikan bahwa dalam mencoba dan berinovasi pasti memiliki tantangan yang berbeda-beda.

Namun meskipun begitu, Novita menyarankan agar bisa bertahan dan terus memperjuangkan inovasi yang digelutinya.

"Jadi yang terpenting adalah bertahan dan pintar mencari peluang. Dan jangan lupa membuat target usaha yang digelutinya," kata Novita.

BACA JUGA: Lengser dari Gubernur Jatim, Soekarwo Jadi Dosen Unair Surabaya

Dari pantauan Jatimnet.com sejak 10.00 WIB, Atrium DBL Arena sudah dipenuhi dengan ratusan booth dari berbagai jenis wirausaha dari kalangan Mahasiswa.

Adapun beberapa booth yang ditampilkan meliputi tanaman kaktus yang didesain seperti boneka, sushi telo, roti bakar, sosis bakar, tas rajut, dan masih banyak lagi.

Baca Juga

loading...