Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa di Sumenep

Baehaqi Almutoif

Rabu, 3 April 2019 - 12:45

JATIMNET.COM, Surabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep dan Jawa Timur langsung bergerak melakukan pendataan dampak gempa bumi di lepas pantai Sumenep. Data yang masuk, puluhan bangunan rusak akibat gempa yang mengguncang 84 kilometer sebelah tenggara Sumenep itu.

"Data kerusakan yang masuk sementara hingga saat ini, rumah 23 unit, 1 musala dan 3 sekolah. Tidak ada korban jiwa," ujar Kabid Kedaruratan BPBD Pemprov Jatim Satriyo Nurdien dikonfirmasi, Rabu 3 April 2019.

Sejauh ini baru terdata puluhan bangunan yang mengalami kerusakan. Sementara untuk korban jiwa, Satriyo memastikan tidak ada. Hanya beberapa yang mengalami luka ringan.

BACA JUGA: Pemprov Jatim Monitoring Kerugian Gempa Sumenep

BPBD masih terus bergerak mendata berapa kepala keluarga yang terdampak gempa bumi. Tim BPBD Provinsi Jawa Timur bersama dengan TNI telah diterjunkan membantu proses evakuasi bangunan yang rusak. Diharapkan keadaan di Sumenep dan kepulauan segera pulih.

"BPBD kabupaten, TNI dan (BPBD) provinsi sudah mulai diterjunkan," katanya.

Gempa bermagnitudo 5,0 terjadi di Sumenep, Jawa Timur Selasa 2 April 2019, pukul 08.22 WIB. Badan Meteorolog Klimatologi Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada di koordinat 7.24 LS dan 114.6 BT atau berada 84 kilometer sebelah tenggara Sumenep, dengan kedalaman 10 kilometer.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sumenep

Pemprov saat ini tengah memonitor terutama daerah kepulauan seperti Raas dan Sapudi. Monitoring pendataan dampak gempa, lanjut Khofifah dipimpin langsung oleh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono.

Karena sesuai aturan di BNPB, pimpinannya adalah pejabat eselon I yang dalam hal ini Sekdaprov. Sementara untuk mengkoordinasikan teknis dilapangan Kepala BPBD Jawa Timur Suban Wahyudiono.

Baca Juga

loading...