JATIMNET.COM, Surabaya - Gempa bermagnitudo 5,0 terjadi di Sumenep, Jawa Timur Selasa 2 April 2019, pukul 08.22 WIB.

Badan Meteorolog Klimatologi Geofisika (BMKG) melaporkan episentrum gempa berada di koordinat 7.24 LS dan 114.6 BT atau berada 84 kilometer sebelah tenggara Sumenep, dengan kedalaman 10 kilometer.

"Gempa tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam laman resminya, Selasa 2 April 2019.

BACA JUGA: Gempa Subduksi Sebabkan Bromo Semburkan Asap Gelap

Sebelumnya, Sumenep sempat diguncang gempa yang berpusat di Situbondo pada Oktober 2018 lalu.

Peristiwa ini menyebabkan tiga warga Sumenep meninggal dunia akibat tertimpa bangunan saat gempa yang terjadi pada pukul 01.44 WIB. Selain itu, lima orang juga mengalami luka-luka.

Guncangan gempa dengan magnitudo 6,4 itu dirasakan hingga ke Blitar dan Denpasar. Sumenep, terutama wilayah Pulau Sapudi, menjadi wilayah yang paling parah kerusakannya.

BACA JUGA: Ini Desain Rumah Tahan Gempa yang Tak Populer

Pemprov Jatim kala itu mengalokasikan anggaran Rp 23,7 miliar untuk membangun kembali rumah-rumah yang rusak akibat gempa.

Total ada 30 bangunan rusak berat, 80 rusak sedang dan 100 rusak ringan di Kecamatan Gayam. Di Kecamatan Nunggunung, ada 30 bangunan rusak sedang dan satu bangunan rusak berat. Pemprov Jatim waktu itu menerapkan tanggap darurat selama tiga pekan.