Pub Tertua di Dunia Bertahan Lantaran Keramahtamahan

Rochman Arief

Minggu, 24 Maret 2019 - 07:11

JATIMNET.COM, Dublin – Dalam beberapa tahun terakhir ini cukup banyak penelitian tentang bar tertua di dunia. Setidaknya terdapat empat bar tertua di dunia yang pernah dipublikasikan dari berbagai lembaga survei.

Keempatnya adalah, The Skirrid Mountain Inn (Abbergaveny/Wales) didirikan tahun 1110, Ye Olde to Jerusalem (Nottingham/Inggris) didirikan tahun 1189, dan Brazen Head (Dublin/ Irlandia) juga tahun 1189.

Dari empat bar tersebut ada satu yang terselip. Hasil penelitian arkeolog yang diverifikasi National Museum of Ireland menyebutkan Sean’s Bar dibangun pada tahun 900-an. Usia itu jauh lebih tua dari pengusiran Viking oleh bangsa Anglo-Norman. Tulis BBC Travel, Rabu 20 Maret 2019.

Sean’s Bar telah disertifikasi secara resmi oleh Guinness World Records pada tahun 2004, sebagai bar tertua di dunia. Catatan itu diakui oleh ribuan pelanggan di kota Athlone maupun sejarawan negara tersebut.

“Saya telah meneliti sejarah selama 30-an tahun dan tidak ada pub lain yang lebih tua,” kata pelayan, Timmy Donovan (50). Donovan tiba di pub tersebut saat masih remaja bersama orang tuanya 32 tahun silam

Pub ini mudah ditemui. Sean’s Bar terletak di County Westmeath, Athlone, Irlandia. Lokasinya di sisi barat Sungai Shannon, yang airnya gelap dan cenderung berlumpur. Di seberang pub terdapat jembatan melengkung, serta dekat dengan reruntuhan Kastil Norman yang dibangun abad ke-12.

Keramahan dan keindahan pub ini menarik sejumlah penulis. James Joyce dalam novel klasiknya, Ulysses menceritakan keriuhan pub yang dilengkapi dengan suara gitar, api yang membakar kayu, dan denting gelas mengiringi obrolan.

BACA JUGA: Ini Empat Koktail Populer untuk Jamuan Makan Malam

Begitu juga dengan Kevin Martin, penulis buku Have Ye No Homes To Go To?: The History of the Irish Pub, yang menyoroti begitu banyak pub di Irlandia tanpa sejarah, dan kemudian gulung tikar. Sementara Sean’s Bar masih berada di tempatnya.

Sean’s Bar digambarkan penuh dengan aroma hop dan barely (campuran dan aroma untuk minuman beralkohol) cukup kuat. Ditambah dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang, namun cukup membantu di malam gelap, bahkan hingga pagi.

Lantai dan dindingnya terbuat dari kayu yang ditutupi dengan memorabilia, peta, surat, hingga puisi pada masanya. Dilengkapi dengan nyala api, suasana tempat ini sanggup menceritakan masa lalu Irlandia.

Seperti diceritakan banyak penulis, geliat Sean’s Bar lebih hidup pada tengah malam. Perapian dipadukan dengan puluhan gelas bir kerkepala krem. Begitu juga dengan drum wiski serta kopi gaya Irlandia, akan dituangkan di larut malam. Aktivitas itu telah berjalan selama lebih dari 1100 tahun.

“Anda langsung merasakan sejarah dan romansa begitu masuk ruangan,” kata manajer bar, Declan Delaney seperti dikutip BBC Travel, Rabu 20 Maret 2019.

BACA JUGA: Benarkah Ganja Lebih Aman Dibanding Alkohol, Ini Jawabannya

Sayangnya banyak pub di Irlandia gulung tikar bersamaan dengan kesadaran hidup sehat, ditambah dengan tingginya cukai minuman beralkohol. Berdasarkan data dari Drinks Industry Group of Ireland, terdapat 1.500 pub tutup sejak terjadi resesi pada tahun 2005.

Kevin Martin dalam sebuah tesis masternya menjelaskan kemampuan Sean’s Bar bertahan adalah keramahtamahannya.

“Anda dapat merasakan sejarah di Sean's Bar. Ini adalah pemeliharaan (keramahtamahan) terhadap warisan yang menjadi kartu truf,” tuturnya.

Baca Juga

loading...