Logo

Proyek PISEW di Desa Jrangoan Sampang Tanpa Papan Informasi

Reporter:,Editor:

Rabu, 16 September 2026 09:00 UTC

Proyek PISEW di Desa Jrangoan Sampang Tanpa Papan Informasi

Pekerja sedang mengerjakan proyek PISEW di Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Rabu, 16 September 2026. Foto: Zainal Abidin

JATIMNET.COM, Sampang - Proyek pembangunan jalan rabat beton dan plengsengan di Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang tanpa dilengkapi papan informasi.

Padahal, pekerjaan konstruksi proyek dari Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) 2026 itu masih berlangsung. Alokasi anggaranya mencapai Rp500 juta.

Nominal, sumber anggaran, jenis kegiatan, dan rekanan pelaksana proyek infrastruktur itu tidak mudah diketahui warga. Sebab, tidak ada papan informasi yang dipasang di areal proyek tersebut.

Karena alasan itu, Jatimnet.com, berusaha mengonfirmasi pelaksanaan proyek tersebut. Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi proyek membenarkan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti nama program maupun nilai anggaran pekerjaan. "Ini proyeknya mantan Kepala Desa (Kades) Jrangoan dan Kades Napo Daya, pengerjaan sudah berjalan sekitar 15 hari," kata pekerja itu, Rabu, 16 September 2026.

Sementara itu, Pj Kades Jrangoan, Fitria Ulfiana saat dikonfirmasi memilih tidak memberikan keterangan terkait proyek tersebut.

Ia mengarahkan agar informasi mengenai pekerjaan itu dikonfirmasi kepada pihak pelaksana atau mantan Kades Jrangoan.

"Langsung tanya saja ke mantan Kades ya, karena saya sendiri kurang paham soal proyek itu," ujarnya singkat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah desa di Kabupaten Sampang disebut menerima alokasi dana PISEW 2026.

Desa itu, di antaranya Tlagah, Tebanah, Pamolaan, Rabasan, Karang Penang Onjur, Tlambah, Batoporo Timur, Batoporo Barat, Jrangoan, Napo Daya, Lepelle, Robatal, Sokobanah Tengah, Sokobanah Laok, Patarongan, dan Pangongsean.

Masing-masing desa disebut memperoleh bantuan sebesar Rp500 juta untuk pembangunan infrastruktur. Seperti jalan rabat beton, paving, dan plengsengan.