Produksi Minyak Sumatra Bagian Utara Naik 4,9 Persen

Rochman Arief

Senin, 25 Februari 2019 - 19:26

JATIMNET.COM, Pekanbaru – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumatera Bagian Utara mencatat lifting migas pada Januari 2019 naik sekitar 4,9 persen dibanding periode sebelumnya.

Kepala Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagut Evy Yanti melalui laporan tertulisnya menyebutkan, berdasarkan data operasional dokumen lifting pada Januari 2019, produksi minyak mentah dan kondensat mencapai sekitar 222,330 ribu barel per hari.

Adapun target APBN Tahun 2019 untuk sembilan perusahaan Kontraktor Kerja Sama (KKKS) produksi yang berkontribusi di wilayah operasi Sumbagut sekitar 211,939 barel per hari. Dengan produksi pada Januari menunjukkan peningkatan sekitar 4,9 persen lebih tinggi dari target APBN.

Sementara jika dibandingkan dengan penetapan target lifting WP&B ( Work Program and Budget ) yang sebesar 202,155 barel per hari, angka kenaikan lifting di Sumbagut mencapai 10 persen.

BACA JUGA: Pertamina-SKK Migas Jalin Kontrak Bagi Hasil Migas Maratua

“Jumlah tersebut belum termasuk produksi minyak di Laut Anambas dan Natuna di Propinsi Kepulauan Riau, yang diawasi oleh Pengawas SKK Migas Pusat,” katanya, Senin 25 Februari 2019.

Menurutnya, penerapan baru kebijakan pengawasan langsung kegiatan lifting oleh Pengawas Lapangan SKK Migas untuk mengamankan penerimaan negara mulai dirasakan hasilnya.

Capaian positif ini terjadi karena realisasi produksi yang membaik serta adanya kebijakan untuk memaksimalkan lifting bulanan. Dibandingkan tahun sebelumnya, total kenaikan pada Januari sekitar 11 persen. Pada 2018 lifting migas sebesar 6,274,682 barel, sedangkan tahun 2019 ini mencapai 6,892,215 barel.

Sementara itu, Kepala Divisi SDM SKK Migas Hudi D Suryodipuro mengatakan saat ini, SKK Migas telah memiliki 160 pengawas tersertifikasi. Di wilayah Sumbagut telah ditempatkan 17 pengawas yang langsung ditempatkan di terminal titik serah minyak di Perusahaan KKKS.

BACA JUGA: Cadangan Migas Indonesia Capai 800 Juta Barel

Kepala Perwakilan Sumbagut Avicenia Darwis pada kesempatan yang sama berterimakasih atas arahan dan dukungan positif manajemen kepada Pengawas Lifting SKK Migas.

“Pengawas lifting dan tim pendukung bekerja profesional mengawal pergerakan, dan kita patut memberi apresiasi," ujar Avicenia Darwis.

Saat ini secara nasional kontribusi lifting minyak dan kondensat minyak wilayah operasi Sumbagut sekitar 30 persen dari target APBN yang mencapai 775 ribu barel per hari.

Di wilayah Sumbagut sumber produksi utama berasal dari Blok Rokan - PT Chevron Pacific Indonesia. Selain Chevron, terdapat KKKS Produksi minyak lainnya yaitu Pertamina EP, BOB BSP-PH, EMP Malacca Straits, EMP Tonga, PHE Siak, PHE Kampar dan PHE NSO-NSB dan SPR Langgak. (ant)

Baca Juga

loading...