Logo

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Beroperasi, Jadi Fasilitas Produksi Bersama dan Tempat Magang Siswa SMK

Reporter:,Editor:

Selasa, 21 July 2026 11:08 UTC

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Beroperasi, Jadi Fasilitas Produksi Bersama dan Tempat Magang Siswa SMK

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani tengah memperhatikan hasil produksi dari Sentra IKM Logam usai meresmikan. Foto: Diskominfo Pemkab Gresik

JATIMNET.COM, Gresik –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Selasa, 21 Juli 2026. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai pusat produksi bersama bagi pelaku industri logam sekaligus menjadi lokasi magang bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Peresmian Sentra IKM Logam dipimpin langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah, perwakilan perguruan tinggi, dunia industri, serta pelaku IKM.

Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan Sentra IKM Logam menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor industri logam skala kecil yang selama ini berkembang di Kabupaten Gresik.

"Alhamdulillah, pada 21 Juli 2026 ini Sentra IKM Logam di Kabupaten Gresik, Kecamatan Menganti, Desa Hulaan, resmi kita buka," ujarnya.

Menurut Yani, banyak pelaku industri logam rumahan di Desa Pelemwatu dan Desa Laban memiliki potensi besar, tetapi terkendala keterbatasan alat produksi. Kehadiran sentra tersebut memungkinkan mereka memanfaatkan mesin-mesin modern secara bersama sehingga produktivitas usaha dapat meningkat.

"Banyak mesin besar yang mungkin tidak terjangkau oleh para pelaku usaha IKM di dua desa tersebut. Sekarang, fasilitas itu bisa dimanfaatkan melalui Sentra IKM ini," katanya.

Pemkab Gresik juga membuka peluang kolaborasi antara pelaku IKM dengan kawasan industri di daerah tersebut, termasuk Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dan Kawasan Industri Gresik (KIG). Sinergi itu diharapkan dapat memperkuat rantai pasok, mulai dari penyediaan bahan baku hingga perluasan pemasaran produk.

"Kami berupaya berkoordinasi dengan kawasan-kawasan industri yang ada di Kabupaten Gresik, khususnya JIIPE dan KIG, untuk ikut berperan serta dalam menyukseskan usaha mikro dan IKM di Kabupaten Gresik," ujar Yani.

Selain berfungsi sebagai pusat produksi, Sentra IKM Logam juga akan menjadi sarana pembelajaran bagi siswa SMK. Melalui program magang, para pelajar diharapkan memperoleh pengalaman langsung mengenai proses produksi di industri logam.

"Sentra IKM ini juga akan menjadi tempat magang bagi anak-anak SMK kita," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menjelaskan bahwa pembangunan sentra tersebut merupakan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku IKM, mulai dari keterbatasan fasilitas produksi, pemanfaatan teknologi, hingga akses pasar.

"Sentra IKM Logam ini diharapkan menjadi pusat layanan bersama, pusat produksi, sekaligus pusat pembinaan yang mampu meningkatkan daya saing IKM logam secara signifikan," kata Washil.

Sentra IKM Logam dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perindustrian Tahun Anggaran 2025. Fasilitas itu dilengkapi workshop permesinan, ruang perawatan (maintenance), utilitas pendukung, area parkir, serta beragam mesin produksi yang dapat digunakan secara bersama oleh para pelaku IKM untuk meningkatkan kapasitas maupun kualitas hasil produksinya.