Logo

Pria di Jember Ditemukan Meninggal Duduk di Atas Motor, Diduga Tewas akibat Asma Akut

Reporter:

Senin, 04 May 2026 03:32 UTC

Pria di Jember Ditemukan Meninggal Duduk di Atas Motor, Diduga Tewas akibat Asma Akut

Warga nampak mengerumuni korban saat baru diketahui meninggal di atas sepeda motor yang dikendarainya, diduga akibat serangan asma akut. Foto: Dok Polsek Sumberbaru

JATIMNET.COM, Jember – Warga Perumahan Demang Mulya, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam posisi duduk di atas sepeda motor pada Minggu malam, 3 Mei 2026. Korban diduga tewas akibat serangan asma akut meski sempat menggunakan inhaler.

Korban yang bernama Alpriyanto (46) itu ditemukan meninggal sekitar pukul 22:00 WIB oleh warga sekitar lokasi kejadian. Warga mulai curiga karena saat itu ia terlihat dalam posisi tidak bergerak di atas sepeda motor Honda Genio merah bernopol AG 6404 AV yang terparkir di pinggir jalan dan bersandar pada tiang Telkom, tepatnya di Jalan Perum Demang Mulya Blok H Nomor 10.

BACA: Tiga Rekan Pelaku Pembunuhan Bermotif Cemburu Masih Diburu Polisi 

Pada awalnya, warga menduga Alpriyanto hanya tertidur di atas kendaraannya. Namun, karena tidak kunjung bergerak dalam waktu cukup lama, sejumlah warga mulai merasa curiga dan berinisiatif memeriksa kondisinya.

Setelah dicek, korban ternyata sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Warga kemudian segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sumbersari.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan kondisi korban, serta menggandeng tenaga medis guna melakukan pemeriksaan awal.

Kapolsek Sumbersari Kompol Heri Supadmo mengatakan, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban ditemukan dalam posisi duduk di atas sepeda motor dan menempel di tiang Telkom. Awalnya dikira tidur, namun setelah dicek ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Heri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin, 4 Mei 2026. 

BACA: Empat Pembunuh Sadis Wanita Lansia di Pekanbaru Terancam Hukuman Mati, Ini Motifnya 

Menurut Heri, keterangan keluarga dan warga sekitar mengungkap bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma akut serta hidup seorang diri di rumahnya.

Saat ditemukan, korban juga masih menggenggam inhaler di tangan kirinya.

“Diduga alat tersebut sudah sempat digunakan, namun kemungkinan karena kondisi yang sudah akut, korban tidak tertolong,” lanjutnya.

Pihak kepolisian menyatakan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak proses autopsi. Penolakan itu telah dituangkan secara resmi melalui surat pernyataan.

"Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada malam itu juga," pungkas Heri.