Ponorogo Cegah Kematian Ibu Hamil Lewat Rumah Tunggu

Gayuh Satria Wicaksono

Jumat, 22 Maret 2019 - 17:20

JATIMNET.COM, Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mendata, ada tiga ibu hamil yang meninggal dunia di tahun 2019. Dinkes melakukan sosialisasi tentang Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), untuk mengurangi angka kematian ibu hamil.

“Penyebab kematian itu multi faktor, antara lain, ibu hamil dengan penyakit, sehingga secara medis tidak aman untuk hamil, atau karena usia bumil yang sudah terlalu tua, jadi sebagian besar kematian terjadi pada bumil risiko tinggi,” Kata Kepala Dinas Kesehatan Rahayu Kusdarini, Jumat 22 Maret 2019.

Untuk meminimalisir Angka Kematian Ibu (AKI), Dinkes Ponorogo dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur sudah mensurvei dua daerah di Ponorogo, dengan keadaan geografis ekstrem atau pegunungan.

BACA JUGA: Ponorogo dan Empat Kiamat Lain yang Kontroversial

Yaitu di Dusun Watu Agung, dan Jurang Sempu, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, serta satu daerah di Kecamatan Ngrayun.

Di dua daerah itu, ada beberapa tempat yang tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat. Hal itu menyulitkan ibu dengan kondisi khusus, jika akan dibawa ke Rumah Sakit.

“Jika persalinan normal, ibu bidan bisa saja ke rumah pasien, tetapi jika ibu hamil dengan kondisi khusus maka harus dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

Untuk meminimalisir AKI pada dua daerah tersebut, maka saat ini Dinkes Ponorogo mengadakan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK), yang berada di rumah dinas bidan desa.

BACA JUGA: Gubernur Jatim Kaji Rencana Pemulangan Warga Ponorogo

Lokasinya berdekatan dengan puskesmas Kecamatan Badegan.

“Sebetulnya keinginan Dinkes pengadaan RTK ini ada di dekat RSUD, akan tetapi memudahkan pemahaman bumil agar mau tinggal di RTK yang jauh dari tempat tinggalnya agak sulit,” terangnya.

RTK adalah rumah inap yang diperuntukan bagi Ibu hamil (bumil), yang tinggal di daerah dengan kondisi geografis ekstrem atau pegunungan, di mana jalurnya susah untuk dilewati kendaraan roda dua, maupun roda empat.

Dalam kondisi tertentu, bumil harus tinggal di RTK minimal dua hingga tiga minggu sebelum hari kelahiran.

BACA JUGA: Program Pemburu Bumil Berisiko Tinggi di Banyuwangi Raih Penghargaan Dunia

Biaya hidup untuk bumil, dan satu pendamping, akan ditanggung semua oleh pemerintah, hingga bayi dilahirkan, dan ibu bayi kembali ke rumah.

Sebenarnya, pada 2018 lalu, Ponorogo mengalami penurunan signifikan terhadap AKI sebesar 50%, jika dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pada 2017 terdapat 18 kematian ibu hamil.

Sedangkan pada 2018, terdapat sembilan ibu hamil yang meninggal.

“Meski ada penurunan AKI secara signifikan, akan tetapi Dinkes tetap berupaya untuk menurunkan AKI, salah satunya pengadaan RTK untuk geografis yang ekstrem,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...