Rabu, 01 July 2026 06:55 UTC

Petugas BPBD Surabaya evakuasi jenazah bayi laki-laki di sungai Pulo Wonokromo Surabaya, Selasa, 30 Juni 2026. Foto: Command Center
JATIMNET.COM, Surabaya – Warga di kawasan Pulo Wonokromo, Surabaya, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi laki-laki yang berada di dalam sebuah kendil di tepi sungai, Selasa, 30 Juni 2026. Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang bayi itu.
Kapolsek Wonokromo, Kompol Eko Aprianto, menjelaskan peristiwa itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, seorang warga berinisial S berada di sekitar bantaran Sungai Pulo Wonokromo ketika rekannya yang berinisial SU memberitahukan bahwa ada seorang laki-laki membuang sebuah kendil ke tepi sungai.
"Pada awalnya saksi hanya diberi tahu bahwa ada seorang laki-laki membuang sesuatu di dalam kendil ke tepi Sungai Pulo Wonokromo. Karena mengira benda tersebut hanyalah sampah, saksi tidak langsung memeriksanya," kata Kompol Eko saat dikonfirmasi, Rabu, 1 Juli 2026.
Karena menganggap benda tersebut hanya berisi sampah, saksi tidak langsung mengeceknya. Namun beberapa jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 20.00 WIB, rasa penasaran mendorong saksi kembali mendatangi lokasi.
Sesampainya di lokasi, saksi mendapati kendil tersebut sudah pecah. Saat memeriksa isinya, ia terkejut karena menemukan jenazah bayi laki-laki di dalamnya.
"Karena masih penasaran dengan isi kendil tersebut, saksi kembali melihat ke lokasi. Saat itu kendil sudah pecah dan ternyata di dalamnya terdapat mayat bayi berjenis kelamin laki-laki," ujarnya.
BACA: Polisi Telusuri Kasus Dugaan Pembuangan Bayi di Tanggul Jember, Ibu Hamil Disisir
Saksi kemudian segera memberi tahu warga sekitar sebelum melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Wonokromo. Mendapat laporan itu, petugas bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan jenazah bayi ditemukan di tepi sungai yang berada di belakang rumah di Jalan Pulo Wonokromo Nomor 310, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Tubuh bayi berada di dalam kendil yang sengaja dibuang di pinggir sungai.
"Dari hasil olah TKP ditemukan tubuh bayi berada di dalam kendil yang dibuang di tepi sungai. Kondisi tubuh bayi sudah agak membiru dan masih terdapat tali pusar yang menempel," katanya.
Kompol Eko menambahkan, pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian bayi tersebut.
"Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Dr. Soetomo untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Laporan penemuan jenazah diterima polisi sekitar pukul 21.41 WIB. Enam menit kemudian, petugas tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar tujuh menit sejak laporan masyarakat diterima.
BACA: Bayi Dibuang ke Sungai Dikerubungi Kepiting Sungai
Selain personel Polsek Wonokromo, petugas gabungan dari Pemerintah Kota Surabaya juga mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan terhadap saksi dan korban. Tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian melaksanakan proses identifikasi sebelum mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans Dinas Sosial melalui Posko Terpadu Selatan menuju kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo.
Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan para saksi serta menelusuri identitas orang yang diduga membuang bayi tersebut ke tepi sungai.
"Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan para saksi serta mendalami seluruh temuan di lokasi untuk mengungkap siapa yang membuang bayi tersebut dan bagaimana peristiwa ini bisa terjadi," kata Kompol Eko.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap pelaku sekaligus mengungkap secara menyeluruh kronologi pembuangan jenazah bayi tersebut.
