Pilkades Serentak Dilaksanakan Pasca Lebaran

Baehaqi Almutoif

Senin, 3 Juni 2019 - 11:49

JATIMNET.COM, Surabaya – Sebanyak 5.145 desa di Jawa Timur akan melaksanakan pemilihan kepala desa tahun ini. Dari jumlah itu, 4.584 desa akan menggelar pemilihan kepala desa setelah Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi Setdaprov Jawa Timur Indah Wahyuni mengatakan, desa yang akan melaksanakan pemilihan bervariasi, berdasarkan kebijakan kabupaten masing-masing.

“Rata-rata serentak pelaksanaannya. Ada kabupaten yang melaksanakan pilkades dua kali, tergantung masa jabatan kepala desanya,” ujar Yuyun, panggilan akrab Indah Wahyuni saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 31 Mei 2019.

BACA JUGA: Pencairan Anggaran Pilkades Serentak di Ponorogo Masih Tersendat

Aturan pelaksanaan pemilihan kepala desa ini sudah diatur pada Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam Pasal 31 ayat 1 disebutkan, pemilihan kepala desa dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kabupaten.

Pemprov Jawa Timur, disebutkan Yuyun, tidak ikut andil dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa. Semua kebijakan merupakan wewenang pemerintah kabupaten.

“Kami hanya membina kepala desa yang sudah terpilih. Sementara Biaya pelaksanaannya dari daerah (kabupaten) sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ponorogo Anggarkan Rp 10 Miliar untuk Pilkades

Karena itu meski serentak, namun pelaksanaannya setiap kabupaten berbeda. Kabupaten Malang misalnya, 269 desa akan menggelar pemilihan kepala desa Juni mendatang.

Sedangkan Kabupaten Kediri 250 desa melaksanakan pemilihan kepala desa baru dijadwalkan November. Hal ini disesuaikan dengan masa jabatan kepala desa stempat. Pada gelaran pemilihan kepala desa ini, lanjut Yuyun, Pemprov Jawa Timur berperan menfasilitasi jika ada masalah dalam pelaksanaannya.

“Sepanjang tidak ada masalah, ya tidak berkonsultasi. Kalau ada masalah konsultasinya ke sini (Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim),” bebernya.

Baca Juga

loading...