Petrokimia Ciptakan Transformasi Bisnis Menuju Efisiensi Produksi

Agus Salim

Reporter

Agus Salim

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:43

JATIMNET.COM, Gresik – PT Petrokimia Gresik (PG) terus beradaptasi dengan tantangan dalam agroindustri di Indonesia. Salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah transformasi bisnis.

Transformasi bisnis yang tengah diusung PG adalah menciptakan efisiensi kinerja produksi. “Saya berharap transformasi ini menjadi awal penciptaan sistem dan masa depan baru,” kata Direktur Utama PG, Rahmad Pribadi usai upacara HUT Petrokimia Gresik Ke-47, Rabu 20 Juli 2019.

Dia berharap dengan program transformasi ini bisa dicapai pada lima tahun mendatang. Dalam lima tahun mendatangan PG berambisi menjadi market leader dalam hal efisiensi. Sebelumnya PG telah menjajal transformasi bisnis dalam hal efisiensi pada semester I.

BACA JUGA: Metode Tanam Padi R-5 Diklaim Hemat Pupuk 50 Persen

Sebagai modal kuat, PG telah unggul di bidang pengembangan pupuk non-urea dan mencetak laba terbesar, yaitu Rp 1,79 triliun atau naik 106 persen dibandingkan tahun 2017 (Rp 873,67 miliar).

Total aset perusahaan mencapai Rp 46,47 triliun atau naik 12 persen dari tahun 2017 (Rp 41,05 triliun). Total nilai penjualan tahun 2018 mencapai Rp 27,67 triliun atau naik 17 persen dibandingkan tahun 2017 (Rp 23,64 triliun).

Satu contoh kompartemen milik PG dengan inovasi bernama SS Krisno dapat menurunkan waktu cleaning sprayer dari 110 jam menjadi lima jam (setara 95,45 persen) tanpa harus shut down atau menghentikan produksi.

BACA JUGA: Petro Peduli Berbagi, Bantu Korban Banjir Sulawesi

Dengan dilakukan inovasi itu, berdampak positif bagi perusahaan dan mengurangi unschedule shutdown (pemberhentian produksi yang tidak direncanakan) akibat kerusakan komponen

SS Krisno ini dapat menurunkan frekuensi vibrasi tinggi pada blower (mesin peningkat tekanan). Dari realisasi penghematan yang dicapai perusahaan selama ini telah mencapai Rp 1,31 miliar. “Ini angka yang luar biasa,” pungkasnya.

Baca Juga

loading...