Minggu, 22 February 2026 01:23 UTC

Para calon penumpang saat hendak naik kereta dari Stasiun Bojonegoro. Foto: PT KAI
JATIMNET.COM, Surabaya – Tiket kereta api untuk perjalanan masa arus balik Lebaran 1447 H sudah melonjak drastis di wilayah PT KAI (Persero) Daop 8 Surabaya.
Manajer Humas Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan bahwa lonjakan permintaan tertinggi di wilayahnya terjadi di Stasiun Bojonegoro.
Hingga pukul 12.00 WIB, Sabtu, 21 Februari 2026, sebanyak 7.800 tiket untuk keberangkatan dari stasiun tersebut telah terjual.
Berdasarkan data, Mahendra menjelaskan, puncak arus mudik Lebaran di Stasiun Bojonegoro diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026. Untuk keberangkatan tanggal tersebut, sebanyak 932 tiket telah terjual.
BACA: PT KAI Tambah 10 Perjalanan Kereta yang Melintasi Daop 7 Madiun Selama Lebaran
Adapun pada periode masa angkutan Lebaran mendatang sejak 11 Maret – 1 April 2026, Stasiun Bojonegoro melayani 34 perjalanan kereta jarah jauh. “30 untuk kereta regular dan empat kereta tambahan,” kata Mahendro, Minggu, 22 Februari 2026.
Dari jumlah penjualan tiket keberangkatan dan perjalanan kereta tersebut menunjukkan peran strategis Stasiun Bojonegoro. Terutama, sebagai salah satu akses utama mobilitas masyarakat di wilayah Pantura Jawa Timur.
Dari jumlah tiket yang telah terjual, jadwal keberangkatan penumpang paling padat bakal berlangsung pada 24 Maret 2026. Sebanyak 932 tiket penumpang pada periode itu telah dipesan calon penumpang.
