Sabtu, 06 June 2026 06:00 UTC

Petugas PTPN 1 Regional 5 melakukan penanaman tembakau perdana di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 6 Juni 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memperluas pengembangan komoditas tembakau di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Upaya yang dilakukan dengan menggandakan luas areal tanam pada musim tanam 2026. Dari sebelumnya 25 hektare, lahan tembakau yang dikelola kini bertambah menjadi 50 hektare.
Perluasan tersebut ditandai dengan kegiatan tanam perdana yang digelar di Kecamatan Kebonarum dan dihadiri jajaran manajemen perusahaan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani setempat.
Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, mengatakan peningkatan luas tanam menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengembangkan kembali komoditas tembakau Klaten yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berorientasi ekspor.
“Dengan peningkatan luas tanam, kami optimis komoditas ini dapat terus berkembang, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Subagiyo, Sabtu, 6 Juni 2026.
Komoditas yang dikembangkan merupakan tembakau Besuki Na-Oogst yang ditanam di bawah naungan (TBN).
Tembakau jenis ini dikenal sebagai bahan baku cerutu premium yang memiliki permintaan tinggi di pasar internasional, terutama Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.
Melalui perluasan areal tanam tersebut, PTPN I Regional 5 menargetkan produktivitas mencapai 1.700 kilogram per hektare.
Masa budidaya berlangsung sekitar tujuh bulan dengan pola panen satu kali dalam setahun. Seluruh hasil produksi nantinya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan industri cerutu premium ekspor.
Menurut Subagiyo, perluasan lahan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi perusahaan Namun, juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja dan meningkatnya aktivitas ekonomi di pedesaan.
