Atasi Penurunan Harga Ayam

Peternak Ayam Butuh Peran Ombudsman

Rochman Arief
Rochman Arief

Sabtu, 9 Maret 2019 - 13:11

JATIMNET.COM Jakarta – Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional Sugeng Wahyudi meminta keterlibatan Ombudsman untuk mengatasi permasalahan harga ayam yang terlalu murah.

Menurutnya harga ayam yang cenderung murah tidak sebanding dengan ongkos produksi yang naik karena banyaknya anak ayam yang beredar. Hal yang makin memberatkan peternak nasional adalah harga anak ayam tetap mahal dan tidak turun seperti harga ayam.

“Harga pakan dan day old chick atau anak ayam tinggi. Selain itu, jumlah anak ayam per minggu tidak lebih dari 60 juta. Karena harganya saat ini jauh di bawah, saya menduga jumlahnya lebih dari 60 juta," kata Sugeng.

BACA JUGA: Pemkot Kaji Kemungkinan Perda Larangan Ayam Hidup Masuk Pasar

Dalam mengatasi persoalan ini, ia mengatakan para peternak nasional sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Pertanian. Terlebih Undang-undang Peternakan Pasal 29 ayat 5 menegaskan perlindungan pemerintah kepada pelaku usaha atas persaingan tidak sehat.

Direktur Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi Yeka Hendra Fatika menambahkan iklim usaha yang tidak sehat menjadi penyebab murahnya harga ayam karena para peternak nasional tidak memiliki daya saing yang memadai terhadap perusahaan ternak besar.

Saat ini, perusahaan ternak besar mempunyai akses lebih baik untuk menghasilkan anak ayam, memproduksi pakan, dan melakukan budi daya. Padahal korporasi itu masuk di lingkungan pasar yang sama dengan peternak nasional kecil.

Oleh karena itu, ia mengharapkan, adanya peran Ombudsman memberi solusi termasuk kemungkinan perlunya regulasi. Tujuannya agar perusahaan ternak besar tidak terlalu mendominasi dan hanya memasok di ritel modern, pasar beku, atau keperluan ekspor.

BACA JUGA: Penjualan Daging Ayam Turun Drastis Akibat Melambungnya Harga

“Harapannya Ombudsman bisa masuk dan memetakan, apakah butuh Peraturan Pemerintah, Perppu, atau Keputusan Presiden untuk hal ini. Bukan sekedar regulasi, yang terpenting adalah kehadiran pemerintah dan konsisten bisa dilaksanakan," ujar Yeka.

Terhadap pengaduan ini, Komisioner Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih telah melakukan audiensi dengan sejumlah organisasi peternak unggas atas persoalan jatuhnya harga jual ayam yang menyebabkan kerugian para peternak.

Menurutnya, terdapat indikasi dugaan mal-administrasi karena tidak ada regulasi yang memberikan perlindungan kepada peternak mandiri dan tidak ada perbedaan segmen pasar antara industri besar dengan peternak rakyat.

Meski demikian, Ombudsman akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mengkaji dan mencari solusi dari permasalahan yang ada. Mulai dari kemungkinan penyesuaian regulasi hingga pembenahan tata niaga unggas. (ant)

Baca Juga

loading...