Persebaya Menang Tipis Lawan Madura United

Baehaqi Almutoif

Rabu, 3 April 2019 - 20:35

JATIMNET.COM, Surabaya - Persebaya Surabaya menang tipis 1-0 melawan Madura United di babak semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu 3 April 2019. Gol tunggal Manuchehr Dzalilov berhasil membawa keunggulan bagi tim berjuluk Bajul Ijo.

Kedua tim bermain menginisiasi serangan sejak menit pertama. Namun Madura United baru mendapat peluang emas lewat umpan silang Marckho Sandi menit 20 yang gagal diantisipasi pemain belakang Persebaya.

Hanya saja, umpan pemain bernomor punggung 22 itu belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Aleksandar Rakic.

Dua menit berselang giliran Irfan Jaya yang mampu melakukan solo run, setelah umpan dari Manu Dzalilov mampu melewati Javier da Silva. Namun sepakan lemah Irfan mampu dihalau kiper Madura United Muhammad Ridwan.

BACA JUGA: Dejan Mainkan Andik Vermansyah Saat Lawan Persebaya

Babak pertama, belum ada gol yang berhasil disarangkan kedua tim. Menit 56, Madura United coba menambah daya gedor dengan memasukkan Andik Vermansyah. Mantan pemain Persebaya ini masuk menggantikan David Laly.

Alih-alih menyerang, gawang Madura United justru kebobolan oleh Dzalilov menit 64. Pemain berwarganegaraan Tajikistan tersebut berhasil menuntaskan umpan lambung Amido Balde dengan kepalanya.

Hingga akhir pertandingan, tidak ada gol tambahan lagi. Madura United mampu menahan serangan Misbakus Solikin dkk meski bermain dengan sepuluh orang sejak menit 86. Gelandang Madura United, Asep Berlian diusir wasit usai mendapat kartu kuning keduanya karena melanggar Oktafianus Fernando.

Pelatih Madura United Dejan Antonic puas dengan hasil tersebut. Meski kalah, namun masih ada peluang lolos bagi anak asuhnya. Hasil tersebut masih cukup positif menjaga asa ke babak final. "Persebaya ada satu kesempatan dan kita terlambat sedikit bikin gol. Persebaya bisa masuk bikin gol," ujar Dejan.

BACA JUGA: Ikuti Jejak Persebaya, Arema Lolos Semifinal Piala Presiden

Selanjutnya, di leg kedua dirinya akan mempersiapkan semua pertandingan dengan matang. Madura United membutuhkan minimal 2-0 untuk bisa lolos ke final Piala Presiden.

Sementara itu, Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengaku pertandingan sore tadi cukup berat. Satu gol sudah sangat bagus.

"Memang pertandingan sendiri cukup alot. Babak pertama kami tertekan, dan akhirnya alhamdulillah bisa satu gol," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Kendati demikian, dirinya optimis di leg kedua mampu menahan imbang Madura United di Pamekasan.

Baca Juga

loading...