Setelah singkirkan Bhayangkara FC dengan skor 4-0

Ikuti Jejak Persebaya, Arema Lolos Semifinal Piala Presiden

David Priyasidharta

Minggu, 31 Maret 2019 - 08:03

JATIMNET.COM, Bekasi - Arema FC sukses mengandaskan perlawanan Bhayangkara FC dalam perebutan tiket ke babak semifinal Piala Presiden 2019. Tim berjulukan Singo Edan itu memenangkan laga pada babak 8 besar tersebut dengan skor 4-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 30 Maret 2019.

Bertindak sebagai tim tamu, Arema FC justru menguasai permainan sejak peluit tanda kick off dibunyikan. Penggawa Singo Edan langsung menebar ancaman ke sektor pertahanan Bhayangkara FC.

Pada menit ke-10, Arema FC mampu unggul cepat melalui gol Makan Konate. Konate meneruskan umpan crossing yang dilepaskan Dendi Santoso di daerah kotak penalti The Guardian.

Bhayangkara FC sempat mengancam pada menit ke-20 melalui Anderson Salles. Tetapi, tendangan bebasnya masih jatuh ke pangkuan kiper Arema FC, Kurniawan Kartika Ajie.

BACA JUGA: Persebaya Gagal Curi Poin di Kandang Arema

Bhayangkara FC terus berupaya menembus pertahanan Arema FC melalui kerja sama Dendy Sulistyawan dan Ilham Udin Armaiyn. Namun, usaha mereka dimentahkan oleh solidnya lini pertahanan Singo Edan.

Sebaliknya, Singo Edan sanggup menggandakan keunggulan lewat sundulan Hamka Hamzah pada menit ke-40. Hamka meneruskan umpan tendangan bebas Makan Konate, dan menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Di babak kedua, Bhayangkara FC mencoba bangkit. Sang pelatih, Angel Alfredo Vera melakukan pergantian dengan memasukkan Alsan Sanda dan Herman Zumafo Epandi untuk menambah daya gedor.

Tapi hingga paruh babak kedua, belum ada ancaman ke gawang Arema FC. Peluang membahayakan hanya diciptakan Anderson Salles pada menit ke-60, tetapi sundulannya menyamping di sisi kanan gawang.

Belum berhasil mencetak gol, justru Arema FC yang kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-79. Gol dicetak melalui tendangan jarak jauh Makan Konate dan sempat membuat kaget penjaga gawang Bhayangkara, Wahyu Tri Nugroho.

BACA JUGA: Menang 4-1, Arema Naik ke Posisi Sembilan

Belum puas dengan tiga gol, Arema FC tidak menurunkan tensi serangan. Hamka Hamzah dan kolega beberapa kali mengancam gawang Bhayangkara FC untuk menambah pundi-pundi gol.

Puncaknya pada menit ke-90+4, Ricky Kayame yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol keempat Singo Edan. Gol tersebut sekaligus menutup laga dengan skor akhir 4-0 untuk kemenangan Arema FC.

Pelatih Bhayangkara FC, Angel Alfredo Vera mengakui Arema FC pantas lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2019. Alfredo menilai kekalahan BFC disebabkan lantaran pemainnya tidak fokus. Kondisi itu kemudian dimanfaatkan Arema yang menampilkan permainan cepat.

"Ya kalau pertandingan seperti ini saya tidak bisa bicara banyak, cuma bisa ucapkan selamat untuk Arema yang bermain lebih bagus dari kami dan bisa masuk ke semifinal," ujar Alfredo usai pertandingan seperti dilansir dari laman PSSI.org.

Meski kalah, Alfredo enggan menyalahkan pemainnya. Strategi yang disiapkan, diakuinya tak berjalan baik. "Ya kalau kami bisa evaluasi, tidak bisa sekarang, harus tenang dulu, biar besok lebih tenang untuk bisa lihat apa yang terjadi. Tapi pemain sudah berusaha maksimal dan selalu tanggung jawab ya," ujarnya.

BACA JUGA: Laga Arema Vs Persebaya Dijaga 1.700 Keamanan

Sementara pelatih Arema FC, Milomir Seslija membeberkan kunci kemenangan atas Bhayangkara FC pada babak 8 besar Piala Presiden 2019.

Milo, sapaan Milomir Seslija, menyebut faktor penting di balik hasil positif yang diraih timnya adalah mengetahui kelemahan lawan. "Kami menganalisa permainan mereka dan kami tahu bagaimana cara mengatasi mereka. Kami berhasil mengunci permainan Bhayangkara FC," kata Milo usai laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

Setelah menyegel tempat di babak semifinal, mantan arsitek Madura United ini menyatakan tugasnya belum selesai. Ia harus segera mengembalikan kondisi fisik pemain karena jadwal cukup mepet.

"Pekerjaan saya sekarang adalah melakukan recovery kepada para pemain, tidak cuma fisik, tapi juga mental. Karena baru saja melewati pertandingan yang ketat. Kami tidak cuma mendominasi secara fisik, tapi juga teknik dan mental," ucapnya.

 

Baca Juga

loading...